Kepala Laboratorium dan Laboran Madrasah Aliyah Se Aceh Besar Ikuti Desiminasi

Aceh Besar, INFONANGGROE.com – Dalam rangka meningkatkan kompetensi para laboran untuk mampu mengelola laboratorium, Kelompok Kerja Pengawas (POKJAWAS) Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar mengadakan pelatihan Laboran bagi Madrasah Aliyah se Kabupaten Aceh Besar di Aula Madrasah Aliyah Ruhul Islam Anak Bangsa. Jumat, 22 Oktober 2021

Ketua Panitia Pelaksana Pelatihan Laboran Ratna Zaidah, S.Ag M.Ed dalam laporannya mengatakan kegiatan ini mengusung tema “Menjadi Laboran Cerdas di Era Digital”. Pemateri kita hadirkan dari Widyaiswara Ahli Madya Balai Diklat Keagamaan Aceh DR Nirwani Jumala, M.Pd dan Maria Ulfa, M.Pd. Peserta pelatihan merupakan kepala Laboratorium dan Laboran Madrasah Aliyah di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar.

Bacaan Lainnya

Ucapan terimakasih kami kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut sehingga sukses terlaksana dengan lancar, kita berharap peserta laboran mampu mengelola laboratorium dengan baik serta menjadikan madrasah yang unggul dalam digitalisasi. Ucap Ratna Zaidah yang juga pengawas pembina.

Drs. Najmuddin sebagai koordinator pengawas madrasah jenjang MA Kabupaten Aceh Besar dalam sambutannya berharap kegiatan ini tidak berakhir hanya sampai disini saja, tetapi peserta mendesiminasikan hasilnya ke madrasah masing-masing untuk menularkan ilmu dengan cara berbagi informasi.

Acara desiminasi dalam kegiatan ini, disampaikan oleh Nurmasyithah, S.Si selaku desiminator. Sebelumnya Nurmasyithah, S.Si yang juga laboran MAS RIAB ini telah mengikuti Pelatihan Laboran yang diselenggarakan oleh Direktorat GTK Madrasah Ditjen Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI di Yogyakarta.

Laboran berprestasi tahun 2018 dan 2019 tingkat Provinsi Aceh ini menjelaskan bahwa laboratorium merupakan ujung tombak dalam proses pengembangan dan penyebaran ilmu pengetahuan sehingga keberadaan laboratorium tersebut perlu didukung oleh tenaga yang professional.

Oleh karena itu maka kompetensi tenaga laboran perlu ditingkatkan sesuai dengan Permendiknas Nomor 26 Tahun 2008 tentang Standar Tenaga Laboratorium Sekolah/Madrasah. Kata Nurmasyithah.

Secara terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, H. Abrar Zym, S.Ag, MH melalui Kasi Madrasah Suryadi S.Ag mengatakan bahwa guru itu ibarat kapak yang harus terus menerus diasah sehingga setiap hari dapat memotong puluhan bahkan ribuan pohon, dan bukan sebaliknya semakin menurun karena tidak tajam.

“Untuk itu para laboran harus terus di asah serta berinovasi demi mewujudkan madrasah yang mandiri dan berprestasi”. Ucap Suryadi.

Pos terkait