Bupati Aceh Besar Pimpin Upacara Hari Amal Bakti Kemanag Ke-75

  • Whatsapp

Aceh Besar, INFONANGGROE.com – Bupati Aceh Besar Ir. Mawardi Ali pimpin upacara Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-75 yang bertempat di lapangan komplek madrasah terpadu tungkop. Selasa, 5 Januari 2020.

Dalam Pidato seragam Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas yang di bacakan Bupati Aceh Besar Ir. Mawardi Ali mengatakan Peringatan Hari Amal Bakti tahun ini mengusung tema “Indonesia Rukun”. Tema ini sejalan dengan semangat nasional yang menempatkan kerukunan umat beragama sebagai salah satu modal bangsa ini untuk maju. Tanpa kerukunan, akan sukar menggapai cita-cita besar bangsa agar sejajar dengan bangsa lain di dunia.

Pengembangan toleransi dan kerukunan antarumat beragama merupakan karya bersama para
Tokoh Agama, para Menteri Agama dan aparatur Kementerian Agama dari masa ke masa. Tanpa toleransi, tidak ada kerukunan.

Toleransi dan kerukunan antarumat beragama dilakukan dengan tanpa mengusik akidah dan keimanan masing-masing pemeluk agama. Pengalaman membuktikan toleransi dan kerukunan tidak tercipta hanya dari satu pihak, sedangkan pihak yang lain berpegang pada hak-haknya sendiri. Dewasa ini, kita mengembangkan moderasi beragama, agar toleransi dan kerukunan yang sudah ada lebih mengakar di dalam kehidupan
sehari-hari bangsa kita.

Di negara yang berdasarkan Pancasila ini, tidak ada diktator mayoritas atau tirani minoritas. Dalam kaitan itu, semua umat beragama dituntut untuk saling menghormati hak dan kewajiban masing-masing, di mana hak seseorang dibatasi oleh hak-hak orang lain. Pancasila adalah ideologi pemersatu yang merangkum nilai-nilai keindonesiaan sebagai bangsa yang beragama.

Sila pertama dan utama Pancasila,
yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, meneguhkan identitas nasional sebagai bangsa yang beragama dan
bermoral. Komitmen religius dan moralitas menjadi barometer apakah suatu bangsa dapat menjadi bangsa
yang besar atau tidak. Sejalan dengan itu, tugas dan tanggungjawab sejarah bagi seluruh bangsa Indonesia
adalah mengisi negara yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa ini sejalan dengan asas demokrasi dan
kedaulatan rakyat. Bangsa Indonesia, dari generasi ke generasi harus bisa menjaga komitmen nasional tentang landasan bernegara di tengah dahsyatnya percaturan global di bidang geopolitik, ekonomi, kebudayaan, ilmu pengetahuan, teknologi dan lain-lain.

Dalam kesempatan ini, saya ingin mengingatkan tentang semangat Kementerian Agama baru dan
semangat baru dalam mengelola Kementerian Agama.Semangat Kementerian Agama baru itu dapat
diterjemahkan dengan beberapa kata kunci.

Pertama, manajemen pelayanan dan tata kelola birokrasi yang harus semakin baik, termasuk di dalamnya pelayanan penyelenggaraan haji dan umrah, pendidikan agama dan keagamaan, serta pusat pelayanan keagamaan.

Kedua, penguatan moderasi beragama. Salah satu penekanan moderasi beragama adalah pada penguatan literasi keagamaan, budaya toleransi, dan nilai-nilai kebangsaan.

Ketiga, persaudaraan, yang meliputi merawat persaudaraan umat seagama, memelihara persaudaraan sebangsa dan setanah air dan mengembangkan persaudaraan kemanusiaan.

Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya mengajak kita semua mari mengedepankan akal sehat
dan hikmah/kebijaksanaan dalam menyikapi berbagai persoalan keumatan dan kebangsaan saat ini maupun di masa-masa yang akan datang. Tutupnya Mawardi mengakhiri sambutan Menteri Agama.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Aceh Besar menyerahkan satya lencana karya satya kepada 53 PNS kemenag Aceh Besar atas pengabdian selama 30 tahun (2 pns), 20 tahun (24 pns) dan 10 tahun (27 pns). Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar juga memberikan penghargaan kepada 11 pelajar dan 11 guru madrasah yang telah menjuarai berbagai even lomba tingkat nasional dan tingkat Provinsi Aceh.

Peserta Peringatan HAB tahun 2021 diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas), Kelompok Kerja Penghulu (Pokjahulu), Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh), Kepala MAN, MTs, dan MIN yang berada dibawah naungan kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar.

Turut hadir pada upacara HAB Kemenag Aceh Besar, Kakankemenag Aceh Besar H Abrar Zym SAg bersama jajarannya, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan DR Silahuddin MAg, Kadis Syariat Islam Rusydi SSos MSi, Kadis Pendidikan Dayah Adi Darma SPd MPd, Camat Darussalam Burhanuddin SSos.I dan unsur Forkopimka Darussalam, sesepuh dan mantan Kakankemenag Drs H Burhan Ali, tokoh tokoh masyarakat.

Secara terpisah ketua panitia Hari Amal Bakti (HAB) ke 75 Kementerian Agama Kebupaten Aceh Besar Suryadi, S.Ag saat di wawancarai awak media mengatakan dalam memperingati
memperingati Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke 75 tahun 2021 Kemanag Aceh Besar telah malakukan beberapa agenda kegiatan diantaranya Santunan fakir miskin, Santunan siswa korban rumah terbakar, Darma wanita berbagi di Gampong Maheng, Bantuan Banjir ke Aceh Utara, serta Resepsi dan maulid.

“Alhamdulillah rangkaian kegiatan HAB ke 75 kementerian Agama tahun 2021 ini berjalan dengan lancar. Semua kita lakukan dengan mengikuti protokoler kesehatan Covid-19. Terimakasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan demi kegiatan dalam memperingati Hari Amal Bakti ke 75 ini” ucap Suryadi.

Rubrik       : Pemerintah
Editor       : Musiarifsyah Putra

Pos terkait