Joe Biden Menangkan Pilpres, Bagaimana Dampaknya Terhadap Perekonomian Global

  • Whatsapp
Presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden dan Wakil Presiden terpilih Kamala Harris(AP )

INFONANGGROE.com – Pemilihan Presiden AS yang telah dilaksanakan pada Selasa, 3 November 2020 yang lalu, menjadi momen bersejarah bagi negeri Paman Sam.

Pertarungan sengit antara Donald Trump dari Partai Republik melawan Wakil Presiden di era Presiden Obama, Joe Biden yang mewakili Partai Demokrat, berhasil dimenangkan oleh Biden setelah berhasil meraih 290 suara elektoral sejauh ini.

Kemenangan ini tentunya juga akan berdampak terhadap perubahan peta perekonomian dunia. Salah satunya adalah terkait perang dagang dengan China yang telah berjalan beberapa tahun terakhir selama pemerintahan Trump.

Grant Thornton Indonesia melihat kemenangan Biden akan menurunkan tensi perang dagang antara Amerika dan China. Kondisi ini dapat mendorong nilai komoditas global secara umum dan menjaga pasar keuangan global tetap stabil. Tentunya kedua hal tersebut akan menguntungkan ekspor dan nilai tukar Indonesia.

Baca juga:
Polisi: Pelaku Mesum Sering Luapkan Hasrat di TPU Kebon Nanas

Namun di sisi lain, turunnya tensi perang dagang dapat mengurangi rencana investor di China untuk memindahkan pabriknya ke negara lain yang belakangan ini cukup menjadi fokus pemerintah Indonesia untuk mendapatkan keuntungan ini, sehingga bukan tidak mungkin muncul risiko terhambatnya arus aliran investasi asing langsung (FDI).

“Kemenangan Joe Biden diharapkan dapat membawa sentimen positif bagi perekonomian Indonesia dengan perubahan kebijakan ekonomi yang akan diambil Amerika Serikat dalam empat tahun ke depan yang berbeda dari pemerintahan saat ini,”ujar Managing Partner Grant Thornton Indonesia Johanna Gani mengutip siaran persnya, Minggu (8/11/2020).

Lebih lanjut Johanna mengatakan, ketidakpastian ekonomi akibat perang dagang dan pandemi sepanjang tahun 2020, diharapkan bisa segera pulih. Dengan begitu, hubungan dagang antara Indonesia – AS bisa tetap akan stabil dan bergerak lebih positif.

Baca juga:
Meriahkan HUT Aceh Timur Ke-64, Komunitas Panton Aceh Adakan Lomba Panton Aceh Lam Haba

Sementara itu dari sisi ekonomi, lanjut dia, Joe Biden, dalam manifesto kebijakan ekonominya akan melakukan kebijakan baru seperti menaikkan berbagai macam pajak termasuk pajak korporasi yang diprediksi akan naik sebesar 15 persen.

Terkait belanja negara sendiri, Biden berjanji akan memberikan stimulus fiskal yang jauh lebih besar yakni sekitar 2,5 triliun dollar AS selama periode 2021 – 2024.

Rubrik       : Internasional
Editor       : http://kompas.com

Pos terkait