Tragedi di Lintas Banda Aceh-Medan, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Fortuner

Tragedi di Lintas Banda Aceh-Medan, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Fortuner

INFONANGGROE.COM – Niat hati menyeberang menuju jalan utama, nahas justru tak terelakkan. Seorang pria paruh baya berinisial JI (55), warga Desa Blang Dalam, harus meregang nyawa di aspal Jalan Lintas Banda Aceh–Medan setelah sepeda motor yang dikendarainya terlibat tabrakan tragis dengan sebuah mobil Toyota Fortuner pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Peristiwa pilu yang terjadi di kawasan Desa Blang Dalam, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya ini langsung menyita perhatian warga setempat maupun pengendara yang kebetulan melintas.

Bacaan Lainnya

Mewakili Kapolres Pidie Jaya AKBP Tendri Wardi, Kasat Lantas AKP Endang Sulastri membenarkan adanya korban jiwa dalam insiden tersebut. “Kecelakaan tersebut mengakibatkan pengendara Honda Vario berinisial JI (55), warga Desa Blang Dalam, meninggal dunia,” ujarnya, dikutip dari ANTARA.

Sementara itu, pengemudi Toyota Fortuner berpelat BK 1897 EZ, seorang pria berinisial R (50) asal Desa Matang Mane, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, dipastikan selamat tanpa mengalami luka sedikit pun.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata di lokasi, petaka bermula saat JI yang mengendarai Honda Vario tanpa nomor polisi keluar dari sebuah lorong permukiman. Ia bermaksud menyeberang dan masuk ke badan jalan lintas utama.

Di saat yang bersamaan, melaju mobil Toyota Fortuner dengan kecepatan sedang dari arah Medan menuju Banda Aceh. Karena jarak kedua kendaraan yang sudah terlampau dekat saat Vario tersebut muncul di jalan utama, tabrakan keras pun tidak dapat dihindarkan.

Akibat benturan keras tersebut, sepeda motor korban mengalami kerusakan parah pada bodi samping kanan, sedangkan bagian depan Toyota Fortuner ringsek. Kerugian materiel dari insiden ini ditaksir mencapai Rp3 juta.

Menerima laporan kecelakaan, personel Satlantas Polres Pidie Jaya bergegas ke lokasi. Petugas langsung menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, memintai keterangan para saksi, dan mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut.

Kondisi jalan saat insiden terjadi sebenarnya dilaporkan cukup ideal. Jalur satu arah dengan dua lajur tersebut beraspal mulus, lurus, dan permukaannya kering karena cuaca sedang cerah. Namun, arus lalu lintas memang sedang dalam keadaan ramai.

Buntut dari kejadian ini, pihak kepolisian kembali menyoroti pentingnya kehati-hatian ekstra saat berkendara. Satlantas Polres Pidie Jaya secara khusus mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika hendak keluar dari gang atau persimpangan menuju jalur cepat.

“Pastikan kondisi lalu lintas di sekitar benar-benar aman sebelum melintas. Utamakan keselamatan dan jangan memaksakan diri ketika jarak kendaraan sudah terlalu dekat,” tegas pihak Satlantas Polres Pidie Jaya.

Pos terkait