INFONANGGROE.COM – Perselisihan lalu lintas di perempatan lampu merah Simpang Dodik, Banda Aceh, berujung tindak penganiayaan berat. Pria bernama Hendri (46) harus dilarikan ke rumah sakit usai menderita tujuh luka tusukan badik yang dilayangkan oleh pengendar motor berinisial NPA (34).
Insiden berdarah ini bermula ketika korban sedang mengendarai sepeda motor menuju kawasan pesantren di Desa Ajuen, Aceh Besar, pada Minggu (16/8/2026). Saat menghentikan kendaraannya di persimpangan lampu merah, motor korban mendadak disundul dari belakang oleh pelaku yang menunggangi Yamaha Mio Soul berplat BL 6104 LY.
Benturan tersebut memicu percekcokan di antara keduanya. Dikutip dari detiksumut, Kasatreskrim Polresta Banda Aceh Kompol Miftahuda Dizha Fezuono menyampaikan pada Rabu (19/8), “Akibat kejadian tersebut terjadi perselisihan antara korban dan pelaku. Terduga pelaku kemudian memprotes tindakan korban yang menghentikan kendaraannya.”
Melihat arus lalu lintas yang mulai terganggu, Hendri berinisiatif mengarahkan pelaku ke tepi jalan untuk menyelesaikan masalah secara baik-baik. Namun, sesampainya di bahu jalan, NPA justru merespons dengan emosi dan menarik sebilah badik.
Tanpa ragu, pelaku langsung menghujani korban dengan senjata tajam tersebut. Akibat serangan mendadak itu, Hendri mengalami pendarahan hebat lantaran menderita luka tusuk di area leher, punggung kanan belakang, empat sabetan di dada, serta cedera di telinga, siku kanan, dan jari-jari tangannya.
Usai mengobati lukanya, korban langsung membuat laporan resmi ke Polresta Banda Aceh dengan nomor registrasi LP/B/615/VIII/2026/SPKT/Polresta Banda Aceh/Polda Aceh. Menindaklanjuti laporan itu, Unit Jatanras Satreskrim Polresta Banda Aceh segera melacak keberadaan pelaku.
Proses perburuan tak berlangsung lama setelah polisi mendapat informasi bahwa keluarga pelaku berniat menyerahkan NPA. Tim Opsnal Jatanras lantas bergerak menjemput dan mengawal rombongan keluarga beserta pelaku menuju kantor polisi. Dalam pemeriksaan awal, NPA mengakui seluruh perbuatannya dan kini telah ditahan bersama barang bukti sebilah badik yang digunakan saat beraksi.






