Dugaan Aksi Bunuh Diri di Stasiun Jurangmangu, Perjalanan KRL Tanah Abang–Rangkasbitung Sempat Terganggu

Dugaan Aksi Bunuh Diri di Stasiun Jurangmangu, Perjalanan KRL Tanah Abang–Rangkasbitung Sempat Terganggu
Ilustrasi KRL Commuter Line.(UNSPLASH/REYHAN AVISENO)

INFONANGGROE.COM – Peristiwa tragis terjadi di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, pada Senin (10/8/2026) sore. Seorang wanita dilaporkan meninggal dunia akibat tertabrak KRL Commuter Line setelah diduga sengaja melompat ke arah lintasan saat kereta api akan bersandar.

Insiden yang diperkirakan berlangsung sekitar pukul 16.30 WIB tersebut dikonfirmasi oleh Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan. Dikutip dari Kompas, Leza menjelaskan bahwa pihaknya langsung melakukan langkah penanganan atas insiden orang tertemper yang diduga merupakan upaya mengakhiri hidup.

Segera setelah kejadian, personel keamanan stasiun langsung mengamankan area sekitar guna mengantisipasi penumpukan massa. Pihak KAI Commuter juga berkoordinasi dengan kepolisian serta tim medis. Petugas kepolisian tiba di lokasi sekitar pukul 17.30 WIB dan membutuhkan waktu kurang lebih satu jam untuk mengevakuasi korban. Pada pukul 18.30 WIB, proses evakuasi selesai, dan jenazah langsung dilarikan ke RSUD Tangerang Selatan. Pihak keluarga korban pun telah mendapat informasi dan menyambangi stasiun.

Dampak dari peristiwa dan proses evakuasi tersebut mengakibatkan serangkaian keterlambatan operasional KRL relasi Tanah Abang menuju Rangkasbitung. Beberapa jadwal penerusan yang terdampak antara lain:

  • Commuter Line No. 1742D (Tanah Abang–Parung Panjang): Terlambat sekitar 25 menit.

  • Commuter Line No. 1744D (Tanah Abang–Rangkasbitung): Terlambat sekitar 22 menit.

  • Commuter Line No. 1746D (Tanah Abang–Rangkasbitung): Terlambat sekitar 20 menit.

  • Commuter Line No. 1748D (Tanah Abang–Tigaraksa): Terlambat sekitar 14 menit.

Manajemen KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pengguna jasa akibat keterlambatan ini. Pihaknya menegaskan komitmennya untuk mengutamakan keselamatan penumpang serta meminta masyarakat untuk selalu mematuhi petunjuk petugas di lapangan. Selain itu, masyarakat diimbau untuk lebih peka dan saling memberikan dukungan psikologis bagi sesama.

Pos terkait