Pemilik Konter Ponsel Ambarawa Ditemukan Tewas di Bagasi Mobil, Diduga Korban Perampokan

Pemilik Konter Ponsel Ambarawa Ditemukan Tewas di Bagasi Mobil, Diduga Korban Perampokan
Candra Wakito (25), Bos konter handphone, Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah ditemukan tewas di dalam mobil Jazz di Desa Trisari, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (6/8/2026) sore.(DOKUMEN POLRES GROBOGAN)

INFONANGGROE.COM – Candra Wakito (25), pemilik konter Royal Phone asal Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, ditemukan tak bernyawa di dalam bagasi mobil Honda Jazz pada Kamis (6/8/2026) sore. Jasadnya ditemukan warga di Desa Trisari, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan.

Penemuan jenazah ini bermula dari kecurigaan warga sekitar terhadap sebuah mobil abu-abu berpelat nomor AD 1398 YJ. Menurut penuturan seorang warga berinisial DI (29), mobil tersebut sudah terlihat terparkir di depan sebuah bangunan kosong sejak pukul 06.30 pagi. Tidak berselang lama, beberapa orang yang mengenakan masker tampak keluar dari dalam kendaraan.

Bacaan Lainnya

“Dua orang pergi begitu saja meninggalkan mobil itu, entah ke mana, naik apa saya tidak tahu,” kata DI, dikutip dari Kompas.

Lantaran merasa penasaran, pada pukul 17.00 WIB warga memutuskan untuk mendekat dan membuka paksa pintu mobil tersebut. Mereka terkejut saat menemukan sesosok mayat pria yang mengenakan pakaian dan celana panjang di bagian bagasi, yang kemudian langsung dilaporkan ke Polsek Gubug.

Dugaan Perampokan Konter Ponsel

Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Rizky Ari Budianto, mengonfirmasi bahwa korban tewas adalah Candra, sang pemilik konter Royal Phone. Pihaknya menyatakan kasus ini masih terus didalami. Setelah jajaran Satreskrim Polres Grobogan selesai melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kematian Candra diduga kuat berkaitan dengan insiden perampokan konter ponsel miliknya di wilayah Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, pada hari yang sama.

Nurul, salah seorang warga setempat, menjelaskan bahwa kejanggalan mulai disadari oleh para karyawan konter sekitar pukul 13.30 WIB. Mereka merasa curiga karena toko tak kunjung buka hingga siang hari. Saat dihubungi oleh karyawannya, ponsel Candra tidak aktif dan tidak ada respons sama sekali.

Karena khawatir, para karyawan akhirnya nekat mendobrak pintu toko. Di bagian dalam, mereka menemukan kondisi konter yang sudah acak-acakan. Seluruh stok ponsel telah raib, kamera CCTV toko dicopot oleh pelaku, dan baik Candra maupun mobilnya tidak ada di lokasi.

Penyelidikan Pihak Kepolisian

Menindaklanjuti dugaan perampokan tersebut, jajaran Satreskrim Polres Semarang kini tengah bergerak melakukan penyelidikan. Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Bodia Teja Lelana, membenarkan bahwa pihaknya sedang mengusut kasus ini dan telah mengirimkan tim ke lokasi penemuan mayat di Grobogan.

Saat ini, pihak kepolisian masih berfokus mengumpulkan berbagai data dan keterangan dari para saksi di lapangan. Kepolisian berjanji akan segera merilis informasi lebih lanjut setelah kasus ini menemukan titik terang.

Pos terkait