Marc Marquez Bisa Kunci Gelar Juara Dunia di San Marino

Marc Marquez Bisa Kunci Gelar Juara Dunia di San Marino
Laju Marquez belum terbendung siapapun di MotoGP musim ini. Foto: AFP/VINCENT JANNINK

INFONANGGROE – Pebalap Ducati, Marc Marquez, tampil luar biasa di MotoGP 2025. Hingga seri ke-12, ia telah mengoleksi 381 poin dan unggul 120 poin dari pesaing terdekat sekaligus adiknya, Alex Marquez, yang berada di posisi kedua klasemen dengan 261 poin.

Dominasi Marquez semakin terasa usai menjuarai MotoGP Ceko di Brno, Minggu (20/7). Ia meraih kemenangan ganda memenangi sprint race dan balapan utama sementara Alex justru gagal finis setelah bersenggolan dengan Joan Mir di lap kedua. Jarak poin antar keduanya pun melebar signifikan.

Bacaan Lainnya

Dengan 10 seri tersisa dan maksimal 370 poin yang masih bisa diperebutkan, kapan Marquez bisa mengunci gelar dunia ke-7 di kelas premier?

Secara matematis, Marquez berpeluang mengunci gelar paling cepat di MotoGP San Marino, yang akan digelar pada 14 September. Namun, skenario ini tergolong berat.

Untuk merealisasikannya, Marquez harus meraih kemenangan ganda dalam empat seri beruntun: Austria (17 Agustus), Hungaria (24 Agustus), Catalunya (7 September), dan San Marino (14 September). Ia juga harus berharap Alex Marquez hanya meraih maksimal 45 poin dari empat seri itu.

Jika skenario tersebut terjadi, Marquez akan mengoleksi 529 poin, sedangkan Alex hanya 306 poin. Artinya, dengan sisa 6 seri dan 296 poin maksimal yang bisa dikumpulkan, posisi Marc tak lagi terkejar.

Skenario lain yang lebih realistis adalah Marquez mengunci gelar di MotoGP Indonesia di Mandalika, pada 5 Oktober mendatang.

Jika Marquez mampu meraih kemenangan ganda dalam enam seri berikutnya (dari Austria hingga Mandalika), sementara Alex terus finis kedua seperti tren yang terjadi musim ini, maka koleksi poin Marquez bisa menyentuh 603 poin. Alex, dengan asumsi posisi dua terus-menerus, akan punya 435 poin.

Dengan sisa 4 seri dan 148 poin maksimal, posisi Alex takkan mampu mengejar kakaknya, bahkan jika Marc gagal meraih satu pun poin di empat seri terakhir.

MotoGP kini memasuki masa jeda musim panas dan baru akan kembali bergulir di Austria pada 22-24 Agustus. Konsistensi Marc Marquez akan sangat menentukan apakah ia bisa mengukir sejarah sebagai juara dunia tujuh kali di kelas utama menyamai catatan legenda MotoGP lainnya.

Pos terkait