BANDA ACEH, INFONANGGROE – Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, mengajak seluruh orang tua dan wali murid untuk turut mengantar anak-anak mereka ke sekolah pada hari pertama tahun ajaran baru, Senin, 14 Juli 2025. Imbauan ini dituangkan dalam surat edaran yang ditandatangani oleh Plt Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, dan ditujukan kepada seluruh bupati serta wali kota se-Aceh.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Aceh dalam mendukung pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang ramah anak di semua jenjang pendidikan—dari PAUD, TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/SLB.
Dalam surat edaran bernomor 400.3.2/8815 itu disebutkan, kehadiran orang tua pada hari pertama masuk sekolah sangat penting sebagai bentuk dukungan emosional bagi anak sekaligus memperkuat peran keluarga dalam proses pendidikan.
“MPLS bukan hanya tanggung jawab guru atau pihak sekolah, tapi juga menjadi momen penting bagi orang tua untuk menunjukkan perhatian dan kasih sayang. Karena itu, saya mengimbau seluruh orang tua di Aceh agar hadir mengantar anak-anak mereka di hari pertama sekolah,” ujar Gubernur Muzakir Manaf, yang akrab disapa Mualem.
Ia juga meminta pemerintah kabupaten dan kota memastikan pelaksanaan MPLS dilakukan secara positif dan mendidik. Sekolah diminta menghindari praktik-praktik yang bersifat perploncoan dan berpotensi menimbulkan tekanan psikologis pada murid baru.
Senada dengan itu, Plt Sekda Aceh M. Nasir menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang menyenangkan dan bersahabat sejak hari pertama. Ia menambahkan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga kontrak yang memiliki anak di jenjang pendidikan awal tidak diwajibkan mengikuti Apel Pagi pada 14 Juli 2025.
“Kebijakan ini dimaksudkan agar para ASN dan tenaga kontrak bisa fokus mendampingi anak-anak mereka di hari pertama masuk sekolah, sebagai bagian dari komitmen kita terhadap pendidikan yang berpihak pada anak,” kata Nasir.






