Pergunu Aceh Minta Prof Samsul Rizal Tidak Rendahkan Guru dari Perguruan Tinggi Akreditasi C

Banda Aceh, INFONANGGROE.com- Pengurus Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Provinsi Aceh meminta mantan Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Prof Samsul Rizal agar tidak merendahkan guru atau calon guru dari Perguruan Tinggi berakreditasi C.

Permintaan ini disampaikan oleh Ketua Umum Pergunu Aceh, Teungku Muslem Hamdanj, MA melalui siaran persnya pada Minggu, 27 Agustus 2022.

Bacaan Lainnya

Menurut Teungku Muslem Hamdani, terhadap fakta rendahnya nilai UTBK SMA/MA di Aceh sehingga gagal memenuhi standar untuk memenuhi persyaratan masuk ke Perguruan Tinggi favorit di Indonesia mestinya kita tidak saling merendahkan dan mengalahkan.

“Mestinya tidak saling merendahkan. Apalagi menimpakan seolah rendahnya nilai UTBK SMA/MA di Aceh kesalahan sepenuhnya ada di Perguruan Tinggi akreditasi C. Sekelas Profesor mestinya bisa berfikir lebih bijak tanpa perlu saling menjatuhkan, ” ujar Teungku Muslem Hamdani yang juga Dosen Tetap di Institute Agama Islam (IAI) Al-Aziziyah Samalanga ini.

Seperti diketahui, dalam FGD “Akselerasi Peningkatan Mutu Pendidikan Aceh” ang diselenggarakan oleh Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Prof Dr. Ir.Samsul Rizal, M.Eng menyarankan agar pemerintah tidak lagi menerima calon guru dari Peguruan Tinggi dengan akreditasi C.

Teungku Muslem Hamdani mengatakan, realitas selama ini tidak ada jaminan juga bahwa lulusan kampus yg akreditasinya B bahkan A memiliki kualitas bagus.

“Terkadang mereka yang kuliah di kampus biasa lebih unggul dari yang kuliah di Perguruan Tinggi akreditasi A,” kata Teungku Muslem Hamdani.

Apalagi, tambah Teungku Muslem, sekarang sistem merdeka belajar, maka barometernya adalah jelas kompetensi seseorang, bukan status Perguruan Tinggi apakah C, B atau A.

“mestinya kita jangan mengorbankan guru yang punya kompetensi hanya karena persoalan akreditasi,” ujar Teungku Muslem.

Pos terkait