ACEH BARAT, INFONANGGROE.com – Guna deteksi dini gejala Kanker, Prajurit Kodim 0105/Abar dan lbu – Ibu Persit KCK Cab XXVlll Rem 012 PD lskandar Muda mengikuti penyuluhan terkait Kanker Prostat, Kanker Payudara dan Kanker Serviks (Rahim) yang diisi oleh pemateri dari Tim YSKl (Yayasan Sosialisasi Kanker lndonesia) Fuady Masna A.Md Kep dan Agnes Mahara S.St Kes, bertempat di Aula Makodim Jalan lmam Bonjol Desa Drien Rampak Kecamatan Johan Pahlawan. Selasa, 2 Februari 2021.
Dalam penyuluhan tersebut, Fuady Masna menyampaikan faktor pemicu dan gejala awal terjadinya Kanker Prostat, Kanker Serviks (rahim) serta mengenali dan mendeteksi dini gejala awal Kanker Payudara. Kemudian memberikan tips sehat dan hemat agar terhindar dari Kanker, bagaimana cara mengatasinya dengan berbagai macam pengobatan baik secara medis maupun herbal serta mengajarkan senam anti kanker atau skema SADARI.
Baca juga:
Format Ajak Masyarakat Aceh Barat Menolak Pelaksanaan Pilkada 2024
“Untuk Kanker payudara umumnya ditandai dengan adanya benjolan pada payudara, keluarnya cairan berdarah dari puting dan perubahan bentuk atau tekstur puting maupun payudara. Kanker ini bisa terbentuk di kelenjar yang menghasilkan susu (lobulus) atau disaluran (duktus) yang membawa air susu dari kelenjar ke puting payudara. Kanker juga bisa terbentuk di jaringan lemak atau jaringan ikat di dalam payudara”, terang Fuady.
Sedangkan Kanker Prostat, sambungnya, merupakan kanker pada pria yang berkembang di dalam kelenjar prostat dan umumnya ditandai dengan gangguan buang air kecil. Sebagian besar penderita kanker prostat usia kisaran diatas 65 tahun. Namun, kanker ini tidak bersifat agresif dan berkembang secara perlahan.
“Prostat adalah kelenjar kecil yang terletak di bagian dasar kandung kemih yang merupakan bagian dari sistem reproduksi dan posisinya mengelilingi saluran yang membawa urine dari kandung kemih ke penis”, ujar Fuady.
Ia mengatakan, dari berbagai macam kanker tersebut, kanker serviks lah yang paling ditakuti oleh kaum hawa di seluruh belahan dunia, karena merupakan kanker nomor 1 (satu) pada wanita yang bisa menyebabkan kematian.
Baca juga:
Mahasiswa UTU Serahkan Bantuan Kebakaran yang Menimpa Dayah Serambi Mekkah
Adapun tujuan penyuluhan deteksi dini ini,terutama kanker payudara agar para kaum ibu mengetahui teknik Periksa Payudara Sendiri (SADARI) dan mampu memahami anatomi serta fisiologi payudara, karena kaum ibu merupakan pilar dalam keluarga.
Penyuluhan bahaya penyakit Kanker ini mendapat antusias yang tinggi dari Prajurit dan ibu – ibu Persit, karena sangat memberikan edukasi yang baik dan menambah pengetahuan terhadap Kanker yang konon tergolong penyakit mematikan.(*)






