Banda Aceh, INFONANGGROE.com – Setelah mendapatkan tanah waqaf seluas lebih kurang dua hektar dari masyarakat, Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Pintu Hijrah mulai melaksanakan pembangunannya.
Pelaksanaan tersebut dilakukan dengan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Mesjid diareal tanah waqaf yang bertempat di Kecamatan Kuta Cot Glie Aceh Besar. Kamis, 12 November 2020.
Ketua Umum Pintu Hijrah Dedy Saputra ZN, S.Sos.I mengatakan pembangunan dimulai dengan membangun Mesjid yang pertama sekali demi keberkahan perjuangan yang digagas untuk menyelamatkan generasi bangsa dari narkotika.
“Pertama dibangun Mesjid karena itulah menjadi pondasi awal dalam pembangunan yang diharuskan oleh guru-guru kami”, ucap Dedy.
Adapun peletakan batu pertama juga turut dihadiri oleh salah satu ulama besar di Aceh Abu Hanafiah atau yang sering dikenal dengan Abu Piah Blangrukhoem Lhokseumawe, Abu piah adalah salah satu murid langsung dari abuya syech H Mudawaly Alkhalidy di Labuhan Haji.
Insya Allah dengan doa para guru dan ulama-ulama yang ada di Aceh pembangunan ini hendaknya menjadi lancar dan kita bisa bersama-sama membantu bangsa ini dalam menyelamatkan generasi muda dari kecanduan narkotika, lanjut Dedy yang merupakan inisiator berdirinya Yayasan Pintu Hijrah Tahun 2016 lalu.
Terakhir Dedy juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu perjuangannya dalam mendirikan Panti Rehabilitasi berbasis Dayah sesuai dengan khazanah Aceh saat ini.






