PHILADELPHIA – Luka Modric benar-benar membuktikan pepatah tua-tua keladi. Gelandang veteran Kroasia tersebut baru saja mengukir rekor fantastis saat memimpin negaranya lolos ke fase gugur Piala Dunia 2026.
Kroasia mengamankan tiket Babak 32 Besar usai menumbangkan Ghana dengan skor tipis 2-1 pada matchday ketiga Grup L, Minggu (28/6/2026) dini hari WIB. Modric menjadi aktor penting lewat umpan matang (assist) untuk gol penentu kemenangan milik Nikola Vlasic pada menit ke-83.
Hasil impresif ini membawa Kroasia finis sebagai runner-up grup dengan raihan enam poin dari tiga pertandingan. Modric tidak sekadar menyumbang assist penting. Ia juga sukses memblokir peluang emas terakhir Ghana di dalam kotak penalti yang berpotensi menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Jika laga tersebut berakhir seri, Ghana yang akan melaju ke babak berikutnya sebagai runner-up. Lewat performa heroik ini, Modric resmi menyandang predikat sebagai pemain tertua yang mampu mencetak assist sepanjang sejarah Piala Dunia.
Modric menorehkan rekor monumental tersebut pada usia 40 tahun 291 hari. Catatan ini menegaskan peran krusial sang kapten untuk Kroasia, serupa dengan kontribusi besarnya saat membawa negara tersebut menembus semifinal pada edisi 2018 dan 2022.
“Luka tampil benar-benar fantastis. Ia membuat assist sekaligus menggagalkan peluang emas lawan sebanyak dua kali. Karakter dan semangat juangnya memang luar biasa. Ia tidak pernah mengenal kata menyerah,” puji pelatih Kroasia Zlatko Dalic mengutip dari ESPN.
Dalic juga menambahkan bahwa ajang ini akan menjadi panggung Piala Dunia terakhir bagi Modric. Sang pelatih melihat anak asuhnya tersebut selalu memberikan kemampuan terbaik dan berharap sang gelandang legendaris terus berada dalam kondisi sehat.
Luka Modric kini bersiap memimpin skuad Kroasia untuk menantang Portugal pada babak 32 besar yang akan berlangsung Jumat pekan depan.






