INFONANGGROE.COM – Juara dunia delapan kali, Marc Marquez, dipastikan kembali mengaspal pada Grand Prix Italia di Sirkuit Mugello akhir pekan ini. Namun, pembalap asal Spanyol tersebut menegaskan bahwa dirinya datang tanpa ambisi muluk untuk mengejar takhta juara dunia MotoGP 2026. Menurutnya, memaksakan diri membidik gelar saat ini justru berisiko membuatnya kembali masuk ruang perawatan.
Marquez sebelumnya terpaksa absen di GP Catalunya setelah harus menjalani operasi lanjutan pada bahu kanannya. Masalah tersebut dipicu oleh sisa material logam dari cedera lamanya yang bergeser akibat kecelakaan hebat di GP Indonesia tahun lalu, hingga sempat menyentuh saraf radialnya.
Saat ini, Marquez tertinggal 85 poin dari pemuncak klasemen sementara, Marco Bezzecchi. Kendati rivalnya itu sempat meraih hasil minor di Catalunya, The Baby Alien emoh sesumbar mengenai peluangnya dalam perebutan gelar musim ini.
“Jika saya kembali dengan mentalitas bahwa saya bisa memenangkan kejuaraan ini, saya hanya akan cedera lagi,” ujar Marquez dikutip dari laman resmi MotoGP.
“Sekarang bukan waktu yang tepat untuk itu. Mentalitas saya saat ini adalah membangun kembali masa depan saya. Dengan gaya balap seperti yang saya paksakan di seri-seri awal, saya tidak akan bisa bertahan lama,” lanjutnya jujur.
Fokus Pulihkan Kondisi Fisik
Bagi Marquez, prioritas utamanya di Mugello adalah mengembalikan kenyamanan di atas motor dan memulihkan kondisi lengan kanannya secara bertahap. Jika kondisi fisiknya membaik, ia optimis kecepatan alaminya akan kembali dengan sendirinya.
Selain masalah bahu, Marquez sebenarnya juga sempat dibekap cedera patah kaki akibat kecelakaan pada sesi hari Sabtu di GP Prancis. Namun, ia menegaskan masalah kaki tersebut tergolong ringan.
“Perasaan saya saat ini cukup baik. Itulah alasan mengapa saya ada di sini. Kami sudah menganalisis situasi ini bersama tim dokter dan fisioterapis. Kami paham bahwa ini adalah langkah yang tepat, meski prosesnya masih dekat dengan waktu operasi. Kami hanya butuh waktu,” jelas Marquez.
Pantang Menyerah di Atas Motor
Proses pemulihan cedera saraf memang membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Alih-alih memilih beristirahat di rumah, pembalap bernomor motor 93 ini memilih untuk melewati proses adaptasi tersebut langsung di lintasan balap.
“Masalah kaki itu sepele, tidak ada apa-apa. Saya bahkan sudah siap balapan di Catalunya jika hanya karena itu. Masalah bahu sinilah yang menjadi pembatas terbesar saya dalam beberapa bulan terakhir,” pungkasnya.
“Cara termudah sebenarnya adalah tinggal di rumah dan absen dalam tiga atau empat balapan lagi. Tapi saya tidak takut menghadapi situasi ini. Saya tahu saya harus mencobanya, dan cara terbaik untuk mencoba adalah dengan berada di atas motor,” tegas Marquez.






