Aceh Selatan, INFONANGGROE.com – Prof. Dr. Misri A. Muchsin, M.Ag, Dosen UIN Ar-Raniry Banda Aceh memberikan motivasi kepada siswa-siswi MIN 19 Aceh Selatan dalam kunjungannya ke wilayah Aceh Selatan pada Sabtu 25 Oktober 2025.
Dalam kunjungannya, putra asli Aceh Selatan ini menekankan pentingnya semangat belajar, akhlak, serta peran madrasah sebagai pusat pembentukan karakter generasi bangsa.“Madrasah harus menjadi pusat keunggulan moral dan ilmu. Dari lingkungan madrasah, kita berharap lahir generasi berakhlak mulia dan berilmu yang siap menghadapi tantangan zaman,” ujarnya penuh semangat.
Kedatangan Prof. Misri disambut langsung oleh Kepala MIN 19 Aceh Selatan, M. Yamin, beserta para guru dan siswa. Dalam sambutannya, M. Yamin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Prof. Misri yang telah memberikan motivasi dan perhatian besar terhadap dunia pendidikan di daerah.
“Kami merasa terhormat atas kunjungan Prof. Misri. Kehadirannya menjadi inspirasi bagi seluruh warga madrasah untuk terus bersemangat dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pembinaan karakter siswa,” ujar M. Yamin.
MIN 19 Aceh Selatan merupakan salah satu madrasah ibtidaiyah negeri tertua yang terletak di Lawe Sawah, Kecamatan Kluet Timur, Kabupaten Aceh Selatan. Berdiri sejak 1 Januari 1970, madrasah ini terus berkomitmen mencetak generasi religius dan berprestasi di bawah naungan Kementerian Agama.
Selain memberikan motivasi, Prof. Misri turut meninjau kondisi lingkungan madrasah. Ia menyoroti keberadaan gedung peninggalan masa konflik Aceh yang masih berdiri di area sekolah namun kini sudah tidak difungsikan.
“Gedung ini dulunya terbakar saat masa konflik dan hingga kini belum difungsikan kembali. Jika dibiarkan, bangunan ini bisa menjadi ancaman bagi keselamatan siswa. Pemerintah dan masyarakat perlu mencari solusi agar gedung ini bisa direnovasi atau dimanfaatkan untuk kegiatan pendidikan,” harapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Mantan Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar Raniry ini juga mengapresiasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MIN 19 Aceh Selatan sebagai salah satu upaya nyata pemerintah dalam mendukung pemenuhan gizi anak di daerah pedalaman. Menurutnya, program ini tidak hanya meningkatkan kesehatan, tetapi juga memperkuat semangat belajar siswa.
“Program MBG adalah bentuk nyata perhatian negara terhadap generasi di daerah terpencil. Gizi yang cukup membuat anak-anak kita lebih fokus belajar dan tumbuh sehat,” tambahnya.
Kunjungan Prof. Misri menjadi momentum penting bagi seluruh keluarga besar MIN 19 Aceh Selatan untuk terus memperkuat sinergi dalam mewujudkan madrasah yang unggul, bersih, sehat, dan berdaya saing.






