Spesimen Swab Dikirim Ke Jakarta; Ketua DPRA Sesali Sikap Pemerintah Aceh

  • Whatsapp
Dahlan Jamaluddin, foto:Masrizal/Serambi

BANDA ACEH, INFONANGGROE.com – Sejak berhentinya operasional Laboratorium Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Aceh menyusul terinfeksinya dua staf di lab tersebut, pemeriksaan ratusan spesimen swab dari kabupaten/kota di Aceh harus dikirim ke Balitbangkes Jakarta.

Ketua DPR Aceh, H. Dahlan Jamaluddin, S.IP mengatakan ketika Unsyiah menyatakan kesiapannya memeriksa swab, Pemerintah Aceh harusnya menindaklanjuti dengan kerja sama. Tapi sejauh ini baru Pemko Banda Aceh dan Pemkab Aceh Besar yang memanfaatkan peluang itu.

Baca juga:
Bertambah 66, Aksi Donor Darah ASN Pemerintah Aceh Capai 3.518 Kantong

“Saya tidak tahu apakah ada MoU antara Pemerintah Aceh dengan Unsyiah. Mestinya dari awal pemerintah sudah menindaklanjutinya dengan melakukan kerja sama dengan Unsyiah,” kata Dahlan kepada media ini, Senin 10 Agustus 2020.

Sejatinya, sambung dia, Balitbangkes Aceh tidak boleh berhenti beroperasi. Jikapun kehabisan reagen Polymerase Chain Reaction (PCR), maka bisa dicari jalan keluar agar proses pemeriksaan swab tidak terkendala. Sebab kondisi saat ini semakin rawan seiring melonjaknya kasus positif Covid-19.

Hingga Sabtu (8/8/2020), tercatat sudah 547 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Hal ini tidak terlepas dari adanya transmisi lokal. “Memang transmisi lokal itu nyata adanya,” ujar Dahlan.

Rubrik       : Parlementaria

Pos terkait