SABANG – Polres Sabang menetapkan TIY alias Popon warga Meuraxa, Kota Banda Aceh sebagai tersangka perkara pemerasan dan pengancaman, dan telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) karena mengabaikan panggilan penyidik serta tidak kooperatif.
Kasie Humas Polres Sabang Ipda Saiful mengatakan, TIY terlebih dahulu ditetapkan tersangka perkara pemerasan dan pengancaman sesuai ketentuan Pasal 368 Ayat (1) Jo Pasal 369 Ayat (1) KUHP melalui gelar perkara di Polres Sabang pada 2 Januari lalu.
Saiful menjelaskan, bahwa penyidikan yang dilakukan pihaknya sudah sangat profesional, transparan, dan berkeadilan.
“Penyidik mengeluarkan DPO terhadap TIY alias Popon karena tidak kooperatif. Sudah dua kali pemanggilan, tetapi tidak diindahkan,” kata Saiful Senin (22/1/ 2024).
Saiful menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk mengungkap seluruh fakta terkait kasus tersebut dan memastikan keadilan bagi semua pihak.
Masyarakat juga diminta untuk tetap tenang dan percaya pada proses hukum yang sedang berjalan. Ia juga mengingatkan bahwa tidak ada seorang pun yang dikecualikan dari kewajiban hukum, semua proses harus dilalui sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Polres Sabang akan terus berusaha mencari kebenaran dan menindak setiap pelanggaran hukum yang terungkap dalam proses penyidikan ini,” ujar Saiful.
Saiful Anwar juga berharap kerja sama semua pihak untuk membantu pencarian orang tersebut dengan cara diawasi, ditangkap, diserahkan, atau diinformasikan keberadaannya kepada penyidik melalui nomor handphone: 08126922783 atau 081360005145. Bisa juga dilaporkan ke kantor polisi terdekat.
Adapun keterangan-keterangan terhadap DPO tersebut adalah Teuku Indra Yosdiansyah, S.K.M, S.H alias Popon,Pegawai Negeri Sipil (pada Dinkes Aceh)/ Wartawan.
Tinggi/berat 180 cm/87 kg, rambut hitam pendek/Tipis/Cepak, bentuk badan tinggi berperut, tangan berbulu, kulit putih, mata bulat, dan hidung mancung.
“Saya imbau agar tidak adanya pihak-pihak yang membantu menyembunyikan dan atau menyediakan tempat dan atau fasilitas lainnya kepada tersangka yang sedang dicari ini,” tegasnya.






