44 Tewas 67 Terluka Dalam Kebakaran Rumah Sakit Coronavirus Di Irak

44-tewas-67-terluka-dalam-keba
Orang-orang bereaksi di sebelah tubuh korban di luar rumah sakit coronavirus al-Hussain setelah kebakaran, di Nassiriya, Irak, 13 Juli 2021. REUTERS/Essam al-Sudani

INFONANGGROE.com – Sedikitnya 44 orang tewas dan lebih dari 67 lainnya cedera dalam kebakaran yang kemungkinan disebabkan oleh ledakan tangki oksigen di sebuah rumah sakit virus corona di kota Nassiriya, Irak selatan, kata pejabat kesehatan dan polisi, Senin (12/7).

Saat ini tim penyelamat sedang menyisir gedung yang hangus asap untuk mencari lebih banyak korban, Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi langsung mengadakan pertemuan darurat dengan para menteri dan komandan keamanan tinggi untuk membahas tragedi itu, kata kantor perdana menteri dalam sebuah pernyataan singkat.

Usai dihancurkan oleh perang dan sanksi, sistem perawatan kesehatan Irak telah berjuang untuk mengatasi krisis virus corona, yang sejak pandemi berlangsung telah menewaskan 17.592 orang dan menginfeksi lebih dari 1,4 juta.

“Petugas kesehatan membawa tubuh hangus keluar dari rumah sakit yang terbakar sementara banyak pasien batuk karena asap yang mengepul,” kata seorang reporter Reuters di lokasi kebakaran.

Baca juga : Mahasiswa Asal Malaysia yang Pulang dari Aceh Diperkirakan Tertular Corona di Medan

Pejabat kesehatan di Nassiriya mengatakan, operasi pencarian di rumah sakit virus corona al-Hussain berlanjut setelah api dapat dikendalikan, tetapi asap tebal membuat sulit untuk memasuki beberapa bangsal yang terbakar.

“Api yang mengamuk telah menjebak banyak pasien di dalam bangsal virus corona dan tim penyelamat berjuang untuk menjangkau mereka,” kata seorang petugas kesehatan kepada Reuters sebelum memasuki gedung yang terbakar.

Laporan awal kepolisian menunjukkan bahwa ledakan tangki oksigen di dalam bangsal Covid-19 rumah sakit adalah kemungkinan penyebab kebakaran, kata seorang polisi di lokasi kebakaran.

“Saya mendengar ledakan besar di dalam bangsal virus corona dan kemudian api berkobar dengan sangat cepat,” kata Ali Muhsin, seorang penjaga rumah sakit yang membantu membawa pasien yang terluka menjauh dari api.

Pada bulan April, kebakaran yang disebabkan oleh ledakan tangki oksigen juga terjadi di sebuah rumah sakit Covid-19 di Baghdad. Hal tersebut menewaskan sedikitnya 82 orang dan melukai 110 lainnya.

Baca juga : Wakil Wali Kota Banda Aceh Cek Zainal Positif Corona

Sumber-sumber kesehatan mengatakan, sebelumnya jumlah korban tewas akibat kebakaran pada awal pekan ini bisa meningkat karena banyak pasien masih hilang. Dua petugas kesehatan termasuk di antara yang tewas, kata mereka.

Kerabat yang marah berkumpul di depan rumah sakit dan bentrok dengan polisi, membakar dua kendaraan polisi, kata seorang saksi mata Reuters.

“Pejabat yang korup harus bertanggung jawab atas kebakaran dan pembunuhan pasien yang tidak bersalah. Di mana tubuh ayah saya,” kata seorang pemuda sambil mencari di antara tubuh hangus yang dibungkus selimut di halaman rumah sakit.

Rubrik      : Dunia

Pos terkait