Aceh Besar, INFONANGGROE.com – M. Wandi Hasballah, S.Pd., resmi terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Duta Wisata Aceh Besar (Duta Rayeuk) periode 2025-2027. Ia menggantikan Rahmad dalam Musyawarah Besar (Mubes) ke-IV yang berlangsung di Warkop Taufik Kupi Lambaro, Aceh Besar, pada Minggu, 2 Februari 2025.
Sebanyak 50 pengurus, termasuk alumni dan anggota aktif Duta Wisata Aceh Besar, turut serta dalam Mubes tersebut. Dalam pemilihan, M. Wandi Hasballah yang berpasangan dengan Zikri Syah Putra memperoleh 29 suara, mengungguli pasangan Razid Aulia dan Aufar yang meraih 20 suara, sementara satu suara dinyatakan rusak.
Wandi Hasballah menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan dan menegaskan komitmennya untuk membawa Duta Wisata Aceh Besar ke arah yang lebih baik.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga besar Ikatan Duta Wisata Aceh Besar atas kepercayaan yang diberikan. Ini adalah amanah besar yang akan saya jalankan demi mengharumkan nama Aceh Besar serta berkontribusi dalam mempromosikan wisata daerah kita,” ujar Wandi Hasballah.
Ia juga berharap dukungan dari pemerintah, tokoh masyarakat, serta seluruh masyarakat Aceh Besar, khususnya keluarga besar Duta Rayeuk, guna memperkuat upaya dalam memajukan sektor pariwisata daerah tersebut.
Sebagai Ketua Duta Wisata Aceh Besar yang baru, Wandi Hasballah membawa visi membangun sinergitas Ikatan Duta Rayeuk sebagai wadah pengembangan diri bagi pemuda dan pemudi Aceh Besar dalam mempromosikan wisata serta melestarikan adat dan budaya.
Misinya mencakup membangun keharmonisan dalam Ikatan Duta Rayeuk dengan menjalin komunikasi dan kerja sama dengan organisasi, lembaga, serta pelaku wisata. Selain itu, ia berkomitmen untuk mempromosikan wisata, kuliner, ekonomi kreatif (Ekraf), serta adat dan budaya, serta menjadikan organisasi ini sebagai wadah pengembangan diri dan keterampilan bagi para duta wisata.
Mubes ke-IV ini menjadi momentum penting bagi regenerasi kepemimpinan dalam organisasi, dengan harapan program-program yang telah berjalan dapat terus dikembangkan demi kemajuan pariwisata Aceh Besar.






