INFONANGGROE.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat meniadakan tradisi panjat pinang dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Karena berpotensi bahaya fisik pada saat perlombaan berlansung.
“Memeriahkan 17-an itu harus lebih kreatif, jangan lagi dengan cara-cara yang membahayakan keselamatan,” tegas Bupati Aceh Barat, Tarmizi, di Meulaboh, Minggu (16/8/2026), dikutip dari Antara.
Tarmizi mengungkap kan bahwa perayaan di tahun-tahun sebelumnya mencatat insiden cedera hingga patah tulang yang di alami peserta panjat pinang. Lomba tersebut juga dinilai kurang selaras dengan niali kearifan lokal serta latar belakang sejarah masyarakat Aceh.
Ia mendorong warga untuk beralih ke ajang perayaan yang bernilai edukatif, aman, dan konstruktif. Keterlibatan aktif gererasi muda dalam kegiatan positif, seperti jalan santai, dianggap efektif membentuk mentalitas pembelajar sekaligus meninimalisasi ancaman bahaya narkoba maupun perjudian.
Pemerintah daerah berharap perayaan merdeka tahun ini dapat diisi dengan ragam kompetensi yang lebih inovatif tanpa mengabaikan faktor keamanan warga.






