Komisioner KPPAA: Pentingnya Pengasuhan Berbasis Hak Anak

BANDA ACEH, INFONANGGROE.com – Keluarga, Masyarakat dan Negara sudah seyogianya memperhatikan pola-pola pengasuhan yang berbasis hak Anak, hal ini disampaikan oleh Bapak Firdaus Firdaus D. Nyak Idin (Komisioner Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak – Kppa Aceh) pada Seminar dan Lokakarya Ayah Hebat. Peduli Keluarga dan Sayang Anak yang diselenggarakan oleh PD. Pemuda Muhammadiyah Kota Banda Aceh dengan Perwakilan BkkbN Propinsi Aceh dan Koalisi Advokasi Pemantau Hak Anak (KAPHA) Aceh, Jumat (2/8/2019) di Banda Aceh.

Dalam presentasinya Firdaus Nyak Idien, Menyampaikan “Penghormatan atas pandangan anak perlu dibangun dalam proses pembuatan keputusan pada kehidupan keluarga , sekolah, masyarakat, peradilan pidana/perdata serta dalam proses perawatan kesehatan. Pengasuhan berbasis hak anak di atur Konvensi Hak-hak Anak (KHA), dimana konvensi ini secara khusus mengatur tentang hak anak.

Anak diberikan haknya dengan baik dan sopan, lemah lembut tanpa segala bentuk kekerasan dan eksploitasi maka pada diri anak akan terbentuk kepribadian, bakat, mental dan fisik semaksimum mungkin. Sehingga anak tumbuh menjadi manusia yang memiliki kewajiban untuk menghormati orang tua. HAM, budaya dan peradaban yang berbeda, bahasa, nilai dan lingkungan hidup” Ungkap Komisioner KPPAA.

Ronny Fazli, Ketua Panitia Pelaksana melaporkan “Kegiatan semiloka dan pelatihan ayah hebat ini diikuti oleh 26 peserta dari berbagai kalangan aktivis pemuda, ormas, Lembaga Perempaun dan Perlindungan Anak, serta Dinas Instansi Terkait”.

Menurut Ronny, kegiatan ini dilatar belakangi dengan fenomena sosial yang berkembang akhir-akhir ini. Minimnya peran dan keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak, serta berbagi peran dengan keluarga di dalam rumah tangga. Akibatnya munculnya prilaku KDRT, Peceraian dan juga penelantaraan anak.

Hal senada juga ditegaskan oleh Taufik Riswan, Ketua PD. Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Banda Aceh. Ia menerangkan “Ayah sebagai Orangtua, bersama seluruh anggota keluarga harus secara sadar membangun komitmen. Partisipasi dan peran aktif memastikan tempat tumbuh kembang anak secara baik, aman dan dapat berpartisipasi secara optimal, terutama dilingkungan. Untuk itu, Ayah harus disadarkan secara sungguh-sungguh kembali kerumah, untuk anak-anak dan keluarganya” jelas Taufik.

Kegiatan ini juga ikut menghadirkan Narasumber dari Perwakilan BkkbN Propinsi Aceh, Ibu Irma dan Pak Ihya yang menjelaskan “Mengenal Tumbuh Kembang Anak dan Peran Ayah Dalam Pengasuhan Anak”

Rubrik      : News

Pos terkait