Yara Nilai Kebijakan Bupati Blunder : SiGAP Nagan; Kajiannya Prematur

  • Whatsapp
Yara Nilai Kebijakan Bupati Blunder : SiGAP Nagan; Kajiannya Prematur

NAGAN RAYA, INFONANGGROE.com – Pernyataan Ketua YARA Nagan Raya yang mengatakan kebijakan Bupati H.Jamin Idham blunder mendapat tanggapan dari Maimunis.S.Sos., MAP (Wakil Ketua Bidang Kajian Politik & Analisis Kebijakan) DPD SiGAP Kabupaten Nagan Raya yang disampaikan pada media Infonanggroe.com, Kamis 2 April 2020.

Munis Mengatakan, pernyataan ketua YARA itu prematur dan terkesan tendensius.

“Saat ini pemerintah Nagan Raya tengah fokus bekerja melakukan upaya-upaya pencegahan guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19, seharusnya kita ikut mendukung dan berpartisipasi dalam upaya-upaya pencegahan tersebut, bukan sebaliknya”. Ucap Munis.

Sebelumnya, ketua YARA Nagan Raya menyoroti soal kebijakan Bupati H.Jamin Idham soal dana penanganan COVID-19 tak terbatas dan dikaitkan dengan kedatangan TKA di PLTU Nagan Raya, Ketua YARA mengatakan dana yang tak terbatas itu akan percuma alias sia-sia jika TKA tidak dilarang untuk masuk ke Nagan Raya. Atas dasar itu pula ketua yara mengatakan kebijakan bupati blunder.

Untuk itu Maimunis mengatakan bahwa pernyataan ketua YARA prematur dan tendesius, soal anggaran yang tak terbatas itu selama masih tersedia post anggaran maka anggaran untuk pencegahan penanganan COVID-19 masih akan terus di alokasikan termasuk mengalihkan post anggaran kegiatan lain. Kalau soal TKA dari China yang datang ke proyek pembangunan PLTU Nagan Raya beberapa waktu lalu itu bukan sepenuhnya menjadi wewenang Bupati, soal masuknya TKA itu wewenang pihak imigrasi, domainya mereka itu bukan domainnya bupati. Sebagai bentuk penolakan TKA di Nagan Raya, Bupati melalui pihak-pihak terkait dan gugus tugas COVID-19 Nagan Raya, langsung turun tangan menemui dan menghimbau agar ke 7 TKA itu segera meninggalkan lokasi proyek pembangunan PLTU Nagan Raya, dan sudah dipastikan mereka semua sudah meninggalkan Nagan Raya pada waktu itu juga. Seharusnya YARA bersama-sama pemkab Nagan Raya mengatasi masalah ini. Ungkapnya.

Kita mengajak semua untuk tidak saling menjatuhkan di saat kondisi Aceh kian tidak menentu, artinya marilah behenti sejenak mencari kesalahan pemimpin yang tidak pada tempatnya di saat rakyat sekarat oleh serangan penyebaran COVID-19, tutup Maimunis yang juga merupakan Lulusan Magister Administrasi Publik di Universitas Medan Area.

Rubrik       : Politik
Editor       : Musiarifsyah Putra

Pos terkait