Pemerintah Aceh Berhasil Yakinkan UEA Perluas Sektor Investasi Di Aceh

  • Whatsapp
Pemerintah Aceh Berhasil Yakinkan UEA Perluas Sektor Investasi Di Aceh

Banda Aceh, INFONANGGROE.com – Dewan Pengurus Pusat Solidaritas Generasi Aceh Perubahan (DPP-SiGAP), melaui penyampaian Mukhti selaku sekjen LSM DPP SIGAP menilai realisasi komitment investasi Uni Emirat Arab (UEA) sebesar US$3 miliar (Rp 42 triliun) mendapat sambutan positif dari pihak perusahaan milik kerajaan Abu Dhabi yang bergerak di berbagai bidang termasuk Migas (minyak dan gas), perkebunan, industry petrokimia untuk memperluas investasi yang ke sector non-migas sebagai bentuk Komitment atas keyakinan mereka mempercepat realisasi investasi untuk kemajuan Aceh.

Terkait hal ini, dikatakan CEO Mubadala Petroleum, Dr bariheet Al Katheeri sebagai salah satu pemegang konsensi eksplorasi migas terbesar di Aceh, dikatakan “kami tertarik untuk mendiversitivikasi portopolio investasi di Indonesia dengan cara menempatkan dana di sector pertanian yang ramah lingkungan serta pembangunan infrastruktur dan energy”.

Untuk itu, Mukhti menilai kehadiran pemerintah Aceh diyakini telah berhasil menarik komitment investor dari UEA untuk memperluas sector investasi dari migas ke non migas dan membuka peluang emas investasi dalam skala besar agar Aceh bisa bangkit dari ketertinggalan. Artinya kita menilai dampak kunjugan Plt Gubenur Nova Iriansya dan rombongan ke Abu Dhabi akhirnya direspon positif segenap element masyarakat Aceh, baik dari unsur eksekutif, legislatif, akademisi, serta tokoh masyarakat yang mengapresiasi gerak cepat pemerintah. Ditegaskan Mukhti, “dalam konteks ini ada banyak juga yang ikut memuji keberhasilan lobi pemerintah Aceh, misalnya dari DPP Fokab Aceh yang sebelumnya mengkritik, PGK Aceh, Asrizal anggota DPR Aceh serta unsur lainnya yang terus apresiasif”, terang Muchti.

Di tambahkan Mukhti, dirinya mengamati bahwasanya ikatan kerjasama antara Aceh dan UEA, sebenarnya hubungan kedua daerah dalam lintas Negara ini telah pernah terjalin dalam proses lama dan sangat harmonis sebelum Indonesia berwujut menjadi Negara kesatuan (NKRI), terang Mukhti. Diterangkan “kita sudah sangat optimis investasi UEA akan berjalan lancar, karena secara sosio kultural dan keagamaan masyarakat Aceh dengan Arab dekat mempunya sisi emosional kuat dan memiliki kedekatan historis untuk saling mendukung dan bekerjasama. Jadi kita menilai tidak ada hambatan apapun yang mengganjal, apalagi dari sisi watak dan karakter Keislaman masyarakat Aceh dengan Arab sudah sangat cocok.”, Ungkap Mukhti selaku sekjen DPP SiGAP Aceh.

Di Abu Dhabi, kemarin Nova melakukan pertemuan kehormatan bersama menteri Energi dan Industri UEA, Suhail Muhammed Faraj Al Mazrounie untuk membahas perkembangan lanjutan komitment investasi UEA ke Aceh. Nova di dampingi langsung Dubes Indonesia untuk UEA Husin Bagis, serta turut mendapingi PLT Gubenur Nova Iriansya dalam kunjungan tersebut antara lain kepala DPMTSO Aceh, Aulia Sofyan, Staf Khusus Gubenur Aceh, Ir Iskandar, M.,Sc Vice {residan Bidang Layanan Teknis Pertamina Gas, Iskandar Zulkarnain dan kepala Seksi Pelaksana Promosi Penanaman Modal DPMPTSP Aceh Riadi Husaini.

Rubrik       : Politik

Pos terkait