GAMS Aceh: Pemotongan Anggaran Dayah Perlu Dikaji Ulang

  • Whatsapp
GAMS Aceh: Pemotongan Anggaran Dayah Perlu Dikaji Ulang

Aceh Timur, INFONANGGGROE.com – Gerakan aneuk Muda Sosial Aceh atau yang sering di sebut GAMS Aceh lagi lagi mengkritik keras kebijakan pemerintah Aceh yang menurutnya sangat sangat tidak efektif dalam menangani pandemi covid-19 di wilayah Aceh.

Kekecewaannya yang tak dapat lagi di bendung terhadap kebijakan pemerintah Aceh kali ini yang membuat ketua Gerakan Aneuk Muda Sosial Aceh ini kembali bersuara di media publik dalam mengkritik kebijakan pemerintah yang di nilai sangat tidak pro Rakyat dan tidak ada rasa ke Acehannya sebagai pemimpin Aceh atas pengalihan dan pemotongan anggaran Dinas Pendidikan Dayah Aceh untuk menangani Corona di wilayah Aceh.

Ketua Gerakan Aneuk Muda Sosial Aceh Riski Maulizar kepada awak media Infonanggroe.com, Senin 4 Mei 2020 mengatakan ” Kami sangat kecewa terhadap kebijakan PLT Gubernur Aceh Ir. H Nova Iriansyah M.T atas tindakannya dalam pemotongan anggaran Dinas Pendidikan Dayah Aceh dan alihkan untuk penanganan corona ini, karna keberlangsungan pembangunan dayah-dayah di Aceh itu merupakan suatu aspek yang sangat penting di provinsi yang berlebel syariat Islam ini yaitu Aceh, dari sekian banyak program program yang tidak seberapa urgent pada APBA 2020 ini kenapa harus anggaran dayah yang menjadi sasaran, Apakah pemerintah tidak punya solusi lain selain anggaran dayah yang harus di potong?
ataukah pak PLT Gubernur memang ingin menunjukkan ketidak mampuannya dalam mengurus Aceh ? tanya aktivis sosial dan alumni santri di dayah Asasul Islamiyah itu.

Lanjut riski ” Kami berharap pemerintah dapat mengkaji ulang soal pemotongan anggaran tersebut dan berbuat lah untuk aceh dengan semestinya yang tidak mengganggu legitimasi kekhususan Aceh”. Tutupnya.

Rubrik       : Politik

Pos terkait