DPRK Aceh Besar Sidak Tiga Tempat Wisata

  • Whatsapp
DPRK Aceh Besar Sidak Tiga Tempat Wisata

ACEH BESAR, INFONANGGROE.com – Komisi V DPRK Aceh Besar kembali melanjutkan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke tiga tempat wisata Kabupaten Aceh Besar Ie Suum, Pasir Putih Lamreh dan Pantai Ujong Batee Kecamatan Mesjid Raya, turut hadir Wakil Ketua DPRK Aceh Besar Bachtiar, ST didampingi Sekdisparpora, Muzakir, SP beserta jajarannya, Sabtu pagi 18 April 2020.

Bertemu dengan pengelola hingga pedagang yang bermukim ditempat wisata, Ketua Komisi V Muhibuddin Ibrahim (Ucok Sibreh) serta jajarannya dan Wakil Ketua DPRK Aceh Besar Bachtiar, ST berdiskusi, mendengar masukan serta harapan pedagang ditempat Wisata yang sangat resah akan dampak dari Pandemi Covid-19.

Tempat wisata ditutup kami pedagang kecil tidak bisa mencari rizki seperti biasa, ungkap seorang Ibu Rumah Tangga paruh baya bernama Ilawati (18/04) kepada TIM sidak DPRK Aceh Besar sambil meneteskan air mata. “Kami berjumlah delapan KK yang bermukim ditempat wisata Pasir Putih, hingga saat ini belum bisa berdagang karena tempat Wisata ditutup dampak pandemi corona”, lanjut Ilawati.

Wanita paruh baya ini mengaku bermata pencaharian dengan berdagang ditempat wisata (Pasir Putih) yang selama ini ditutup. ”Karena tempat ini ditutup oleh pihak pengelola kami tidak bisa berdagang”, ujarnya. Minggu lalu datang Pemuda-Pemudi Aceh Besar yang Ilawati tidak sebutkan dari lembaganya, membagikan sembako dan bantuan namun bantuan tersebut belum memada karena kami sudah lama tidak berdagang. “Kami pedagang kecil yang bermukim ditempat Wisata Pasir Putih mohon bantuan Pemerintah berupa sembako sebagai kebutuhan pokok”, terang Ibu Rumah Tanggga ini.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi V DPRK Aceh Besar Muhibuddin Ibrahim (Ucok Sibreh) kepada media menyampaikan, keresahan Ibu Ilawati sebagai contoh pedagang yang terdampak pandemi corona. “Ada 7 pedagang kecil di Pantai Pasir Putih merasakan hal demikian, ditambah 35 pedagang lainnya ditempat wisata Ujong Batee”, Kata Ucok.

“Kami meminta Disparpora sebagai landing sektor Komisi V untuk segera mempercepat pendataan pedagang ditempat wisata yang merasakan dampak covid-19 sesuai intruksi Bupati Aceh Besar agar Pemerintah Kabupaten segera mendistribusikan sembako dan bantuan lainnya tepat sasaran, disaksikan langsung sekdisparpora yang ikut sidak bersama hari ini”, tegasnya.

Ini menyangkut hajat masyarakat, lanjut Ucok. Kita sudah tau permasalahan dan sekarang kita berfikir solusinya. ”Mewakili DPRK Aceh Besar kami berharap Disparpora untuk bergerak cepat agar informasi complete sampai ke Pemkab Aceh Besar”, Pungkas Muhibuddin Anggota DPRK dari Fraksi Golkar.

Senada dengan itu, Wakil Ketua DPRK Aceh Besar Bachtiar, ST yang juga ikut sidak meminta kepada Pengelola Wisata untuk segera melakukan pendataan pendagang yang bermukim setempat. “Jangan sampai pedagang yang berdampak covid-19 ini tidak terbantu karena tersendat pendataan oleh Pengelola Wisata”, Jelas Bachtiar.

Ia juga menghimbau kepada pengelola Wisata agar mengingatkan pengunjung untuk mengindahkan Physical Distancing ditempat Wisata. “Seperti Pantai Ujong Batee hari ini dibuka namun harus menerapkan Physical Distancing bagi pengunjung dan memakai masker”, demikian Bachtiar Wakil Ketua DPRK Aceh Besar.

Rubrik       : Politik
Editor       : Musiarifsyah Putra

Pos terkait