Ratna Zaidah; Ajak Guru MI Pidie Jaya Tingkatkan Kompetensi

  • Whatsapp

Pidie Jaya, INFONANGGROE.com – Pengawas madrasah dalam wilayah Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, Ratna Zaidah, S.Ag, M.Ed, menjadi narasumber pada kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus I yang dihadiri oleh guru-guru dari 8 (delapan) Madrasah Ibtidaiyah (MI) Kabupaten Pidie Jaya. Sabtu 14 Maret 2020.

Acara yang dibuka oleh plt kepala seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pidie Jaya, Mulyadi, S.Ag diikuti oleh 180 orang guru. Mulyadi mengatakan bahwa setiap guru sebelum melaksanakan Proses Belajar Mengajar terlebih dahulu harus mempersiapkan perangkat pembelajaran agar pembelajaran menjadi terarah. Diharapkan setelah pelatihan ini guru-guru dalam KKG gugus I akan mempunyai keseragaman dalam perangkat pembelajaran.

Dalam kegiatan ini juga akan dijelaskan kembali tentang tugas pokok dan fungsi (tusi) guru. Selain itu Mulyadi juga mengharapkan agar guru-guru dapat menindak lanjuti tugas-tugas yang diberikan oleh nara sumber serta melaksanakan tusinya dengan sebaik- baiknya untuk meningkatkan kinerja guru-guru khususnya di gugus I serta diwilayah kementerian agama Kabupaten Pidie Jaya pada umumnya.

Ketua KKG gugus I, Zainal Abidin, S.Pd.I mengatakan bahwa kegiatan ini diikuti oleh guru dari 8 (delapan) Madrasah Ibtidaiyah. Kegiatan ini akan berlangsung selama 3 (tiga) hari sejak 14 sampai 16 Maret 2020 di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 13 Pidie Jaya. Kegiatan ini sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi guru-guru KKG gugus I Kabupaten Pidie Jaya.

Sementara itu Ratna Zaidah, S.Ag, M.Ed memaparkan tentang tugas pokok dan fungsi guru sesuai dengan amanat permendiknas No 16 Tahun 2007 tentang Kompetensi guru. Guru sebagai tenaga profesional mempunyai fungsi, peran dan kedudukan yang sangat penting dalam mencapai visi pendidikan 2025 yaitu menciptakan insan Indonesia cerdas dan kompetitif. Karena itu profesi guru harus dihargai dan dikembangkan sebagai profesi yang bermartabat sebagaimana termaktub dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen.

Pengawas madrasah Kabupaten Aceh Besar yang memperoleh juara III pada anugerah berprestasi tingkat nasional tahun 2019 itu juga mengajak para guru untuk merubah mind set yang telah terbangun selama ini. “Bahwa kita harus mengejar bola, jangan hanya menunggu untuk dipanggil pelatihan atau diklat dan sejenisnya. Mari menyisihkan tunjangan kinerja atau sertifikasi yang kita peroleh setiap bulan untuk terus meningkatkan kompetensi diri”.

Dalam pelatihan yang mengambil tema pemantapan perangkat pembelajaran serta tugas dan fungsi guru wilayah gugus I Kementerian Agama Kabupaten Pidie Jaya juga dipaparkan tentang kebijakan-kebijakan terbaru tentang perangkat pembelajaran guru serta telaah dokumen yang telah dipersiapkan guru. Dalam kegiatan tersebut juga turut hadir kepala–kepala madrasah dari MI wilayah gugus I serta para pengawas pembina pada madrasah Kabupaten Pidie Jaya, Yusnidar, S.Ag dan Ainal Mardhiah, S.Pd.

Rubrik       : Pendidikan
Editor       : Musyiarifsyah Putra

Pos terkait