MAN 4 Aceh Besar Sukses Laksanakan Pembelajaran Secara Daring

  • Whatsapp
MAN 4 Aceh Besar Sukses Laksanakan Pembelajaran Secara Daring

Aceh Besar, INFONANGGROE.com – Masa pandemi virus corona membuat dunia pendidikan merubah haluan gaya belajar, yang sebelumnya dilakukan dengan ruang tatap muka menjadi kelas daring. Intinya proses belajar mengajar tidak boleh berhenti walaupun bencana sedang melanda.

Selama masa tanggap bencana covid 19 dari bulan 3 sampai bulan 6 tahun 2020 pendidikan di Aceh telah melalui beberapa proses antaranya ujian kelulusan (UN), proses belajar, dan ujian naik kelas serta penerimaan siswa baru.

Baca juga:
MAN 4 Aceh Besar Bagikan Paket Sembako Kepada Siswa Kurang Mampu

Madrasah Aliayah Negeri 4 Aceh Besar dimasa pendemi covid-19 ini juga telah menyelesaikan proses pendidikan tahun ajaran 2019-2020. Hal ini berdasarkan informasi yang diperoleh awak media Infonanggroe.com dalam wawancarai eklusif dengan kepala MAN 4 Aceh Besar diruang kerjanya. Sabtu, 20 Juni 2020.

Kepala MAN 4 Aceh Besar Hj Nuranifah, S.Ag mengatakan selama 3 bulan dengan status tanggap darurat Covid-19, MAN 4 Aceh Besar telah sukses melakukan proses pembelajaran daring, penerimaaan siswa baru dan ujian naik kelas secara online.

Selaku kepala madrasah berbagai kebijakan telah kita buat agar pendidikan tetap berjalan, bersama wakil bidang kurikulum kita membuat cara belajar yang tidak memberatkan bagi siswa dengan menyusun jadwal belajar singkat yang tidak sama dengan jadwal belajar waktu normal. Dalam masa pendemi kita berusaha semaksimal mungkin agar proses belajar-mengajar terlaksana. Wali Kelas membuat group WhatsApp sehingga guru mata pelajaran dapat mengajar di dalam grup tersebut, Ucap Nuranifah.

Baca juga:
Abrar Zym Membuka Kegiatan Latihan Kepemimpinan Dasar (LKD) V MAN 4 Aceh Aceh Besar

Selain proses belajar dilakukan secara daring, ujian juga dilakukan secara online, semua siswa dapat melaksanakan ujian, hal itu dilihat dari nama siswa yang tidak absen mengirim jawaban kepada guru bidang studi, kata nuranifah.

Lanjut Nuranifah proses pengisian nilai raport juga dilakukan secara online oleh pihak guru dan itu kita menggunakan aplikasi raport digital (ARD), guru dapat mengerjakannya dirumah tampa perlu kesekolah.

“Alhamdulillah hari ini juga kita telah selesai membagikan raport kepada seluruh siswa, pembagian raport diambil siswa langsung kesekolah dengan mengikuti protokoler kesehatan, dan kita juga mengatur waktu pengambilan antara kelas X, XI dan XII sehingga siswa tidak sekaligus berdatangan kesekolah” Ucap Nuranifah.

Masih Nuranifah, selama 3 bulan masa proses belajar-mengajar secara daring, pihak madarasah tidak mengambil iuran komite, namun iuran tersebut dialihkan kepada siswa untuk membeli paket internet agar dapat mengikuti proses pembelajaran.

Tahun ajaran baru kedepan ini, kita juga telah mempersiapkan roster Pembelajaran tatap muka dengan merujuk surat keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran dan Tahun Akademik Baru di Masa Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19). Pembelajaran tatap muka dilakukan karena madrasah berada di wilayah Aceh Besar yang statusnya Zona Hijau. Tutup Nuranifah yang juga ketua kelompok kerja madrasah (K2M) Kemenag Provinsi Aceh.

Rubrik       : Pendidikan
Editor       : Musiarifsyah Putra

Pos terkait