Dinilai Tidak Efektif, Komisi V DPRK Aceh Besar Minta Disdikbud Evaluasi Pembelajaran Secara Daring

  • Whatsapp
Dinilai Tidak Efektif, Komisi V DPRK Aceh Besar Minta Disdikbud Evaluasi Pembelajaran Secara Daring

ACEH BESAR, INFONANGGROE.com – Pembelajaran secara daring (Online) menjadi sorotan di Aceh Besar, keterbatasan alat komunikasi dan internet kendala utama, hal ini disampaikan Komisi V DPRK Aceh Besar Muhibuddin Ibrahim (Ucok Sibreh) kepada media saat ditemui,17 Mei 2020 sabtu malam.

”Tidak semua guru, murid memiliki Android dan sejenisnya, begitu juga dengan ketersediaan internet yang terbatas di wilayah Aceh Besar”, kata Ucok.

Muat Lebih

Belajar secara daring perlu alat komunikasi dan internet, lanjutnya. Mengingat ketersediaan internet di Aceh Besar terbatas di beberapa daerah seperti Pulo Aceh, Mesjid Raya, Seulimuem, dan daerah pelosok Aceh Besar selain daerah yang dekat dengan kota.

Menurutnya, meski Pandemi Covid-19 pendidikan harus tetap berjalan Pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Besar tidak boleh abai, harus mengambil langkah dan step yang konkrit untuk tindak lanjut. ”Kami akan Hearing bersama Disdikbud guna evaluasi pembelajaran secara daring agar DPR dan masayarakat tau planning kedepan seperti apa”, terang ucok.

Ketua Partai Golkar Kabupaten Aceh Besar ini juga meminta masyarakat untuk terus memberi masukan-masukan yang membangun agar kita tindak lanjut. ”Terutama mengenai pendidikan Aceh Besar dimasa Pandemi, keinginan kita bersama saat ini adalah pendidikan yang efektif meskipun secara daring (Online)”, tegasnya.

Senada dengan itu, Muhibuddin Ucok juga mengapresiasi Inisiatif dan rasa tanggung jawab PII Aceh Besar terhadap pembelajaran ditengah Pandemi Covid-19. “Rasa peduli dan mau berbuat mereka patut kita apresiasi dan diberi kesempatan terkait mobilisasi guru jika terbatas karena banyaknya peserta didik”, Demikian Muhibuddin Ibrahim Ucok.

Rubrik       : Pendidikan
Editor       : Musiarifsyah Putra

Pos terkait