Sanksi Berat Menanti Bagi Pegawai yang Tidak Patuh Protokol Kesehatan di Simeulue

  • Whatsapp
Bupati Simeulue Erli Hasim didampingi Wakil Bupati Simeulue, berdiskusi dengan jajaran Forkopimda selalu saat meninjau ruangan tambahan untuk tempat isolasi pasien Covid-19, Rabu (19/8/2020).

SIMEULUE, INFONANGGROE.com – Bupati Simeulue, Erli Hasim menegaskan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) maupun pegawai kontrak daerah, untuk dapat mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan.

Dalam rangka mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19 di Pulau Simeulue.

Bagi ASN maupun pegawai kontrak di lingkungan Pemkab Simeulue yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Maka akan ada sanksi berat menanti bagi abdi negara di wilayah kepulauan itu.

Baca juga:
MRI & ACT Aceh Barat Berikan Dana Usaha Untuk Pelaku Usaha Mikro Di Hut RI Ke-75

Sanksi yang akan menanti dan akan diterapkan dalam waktu dekat itu pun, disebut tidak main-main.

“Bagi ASN ini jelas kita akan berikan sanksi yang sangat berat. Kita berharap ASN menjadi contoh bagi masyarakat. Dan apabila sudah tiga kali diberikan peringatan tidak diindahkan. Maka bagi kontrak daerah akan kita berhentikan dan bagi ASN akan diturunkan jabatannya, bagi yang memiliki jabatan,” tegas Erli Hasim, yang turut didampingi unsur Forkopimda setempat seperti dilansir acehtribunnews.

Selain itu ia menambahkan, dalam mengantisipasi dampak buruk ke depan, untuk saat ini Pemkab Simeulue sedang menyiapkan ruang isolasi tambahan di luar rumah sakit.

Baca juga:
Penertiban DAS Krueng Aceh: antara Pemkab ABES, ANRI dan Ngohya

Pihaknya pun bersama seluruh unsur yang tergabung dalam Satgas Covid-19 Simeulue, mengimbau masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan.

Dengan selalu menggunakan masker, menjaga jarak, menghindari keramaian, dan selalu mencuci tangan.

Rubrik       : Pemerintah

Pos terkait