Anggota DPRA Desak Pengamanan Kamp Rohingya Diperketat

  • Whatsapp

BANDA ACEH, INFONANGGROE.com – Anggota DPRA meminta Polisi dan Pemko Lhokseumawe memperketat pengamanan di area Kamp pengungsi Rohingya di BLK Aceh Utara di Gampong Mee Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, agar insiden pengungsi kabur tidak terulang.

“Bila wanita Rohingya itu kabur, ini masalah dan pengamanan di lokasi pengungsi harus ditingkatkan bila perlu diperketat agar kejadian serupa tak terulang,” kata Muslim Syamsuddin, anggota Komisi V DPRA, Minggu (9 Agustus 2020).

Menurutnya, penanangan imigran Rohingya tidak hanya sebatas memberikan layanan logistik berupa makanan atau kesehatan. Namun menjaga mereka agar tidak kabur juga penting. Karena keberadaan mereka saat ini menjadi sorotan positif dunia terhadap Aceh dan Indonesia.

Ia juga berharap peran itu tidak hanya diserahkan ke pihak kepolisian saja, namun juga seluruh elemen yang terlibat dalam penanganan Rohingya di bekas BLK tersebut. Bahkan masyarakat juga diminta untuk ikut terlibat mengawasi keberadan mereka disana.

 

“Kita semua harus terlibat menjaga mereka. Jangan sampai mereka semua kabur dan hilang karena mereka di Aceh hanya sementara sebelum ada kebijakan mereka dipulangkan ke negeri asalnya atau dibawa ke negara ketiga lainnya,” ucapnya.

Sementara itu , Tasfiah (17) dikabarkan menghilang dari kamp penampungan BLK Kandang, Lhokseumawe pada Sabtu (8/8) pagi. Petugas jaga mengetahui hal itu setelah dilakukan cek list pengungsi rutin.

“Kita tahu dia hilang setelah cek absensi. Kemudian kita cari ke semua area lokasi kamp , Tasfiah tidak berada di tempat,” jelas salah seorang relawan.

Rubrik       : Parlementaria

Pos terkait