Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Peranan Mahasiswa Sebagai Agent Of Change dan Agent Of Control Sosial

  • Whatsapp
Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Peranan Mahasiswa Sebagai Agent Of Change dan Agent Of Control Sosial

Kasus penyebaran virus corona atau Covid-19 ini pertama kali di temukan di negara China tepatnya di daerah Wuhan yang muncul pada 17 November 2019. Sehingga wabah Covid19 atau biasanya di sebut virus Corona menyebar ke seluruh negara di dunia baik negara maju maupun negara berkembang, sesuai dengan data dari sumber WHO pada (10/05/2020). menunjukkan sudah 215 negara sudah terjangkit covid19 ini, dan jumlah korban yang terjangkit Covid-19 sekitar 3.884.434 orang, meninggal 275.859 orang.

Di Indonesia, Covid-19 diperkirakan mulai muncul pada awal Februari. Pada awal Februari ditemukan 2 warga yang positif mengidap virus ini di daerah Depok, Jawa Barat. Saat ini korban Covid-19 yang ada di Indonesia berjumlah 14.032 orang, yang meninggal 973 orang dan yang dinyatakan sembuh sekitar 2.698 orang sumber data dari Kemenkes RI pada (10/05/2020).

Muat Lebih

Lantas bagaimana dampak pandemi Covid-19 terhadap peranan Mahasiswa sebagai Agen Of Change dan Agent Of Control Sosial..?

Dampak tersebut ialah bisa kita lihat sendiri di lapangan saat ini dengan hilangnya intelektual dan kontribusinya mahasiswa terhadap rakyat, yang mana padahal peran mahasiswa itu sudah sangat jelas banyak sekali yang paling besar kaitannya adalah sebagai pehubung antara rakyat dengan pemerintah, betapa hebat gelar mahasiswa karena bisa masuk ke 2 sisi tersebut dan alasan apa lagi yang mau kalian katakan mahasiswa yang lupa akan jati dirinya.

Padahal saat pertama kalian menginjakkan kaki di kampus tercinta, kalian pasti di ospek oleh senior – senior dan pasti banyak sekali pertanyaan yang di lontarkan oleh senior – senior kepada kalian dan tak lupa juga mereka pasti memberikan pemahaman kepada kalian selaku mahasiswa baru, apa peranan kalian sebagai mahasiswa, dan seketika kalian pasti tidak tau, maka senior kalian memberitahukan kepada kalian peranan mahasiswa adalah sebagai agent of chage dan agent of control sosial.

Lantas apakah sekarang kalian sudah termasuk bagian dari itu.?

Jawabannya TIDAK. Karena kalian sekarang bukan lagi generasi mahasiswa yang peka atau peduli dengan perubahan dan kehidupan sosial, beda dengan mahasiswa yang dahulu pada masanya mereka selalu hadir di tengah – tengah masyarakat walau harus berhadapan dengan aparat dan peluru, mereka seperti tidak memiliki rasa takut untuk berjuang bagi rakyat sesuai dengan perananannya mahasiswa sang pembawa perubahan dan sang pengontrol tatanan kehidupan bersosial.

Miris kita melihat negeri ini, sekarang rakyat menanggung masalah sendiri tanpa bisa bersuara dan tak di pedulikan lagi oleh mahasiswa, ingat wahai mahasiswa jangan biarkan rakyat berjuang sendiri, ayo buktikan bahwa kalian betul – betul agen perubahan dan agen control sosial yang kehadiran kalian di rindukan oleh rakyat.

Wahai kalian para mahasiswa yang bergabung dalam banyak organisasi baik internal maupun eksternal dan para aktivis. Mari kita kepalkan tangan untuk saling membantu mengembalikan marwah kita sebagai mahasiswa yaitu sosok yang dirindukan di negeri ini dengan sejarah perjuangan kita, mengingat kondisi saat ini kampus sedang vakum atau tidak ada aktivitas maka kita selaku agen perubahan dan agent control sosial mari sama sama meringankan tangan untuk melihat kanan dan kiri lingkungan kita serta mari sama – sama kita kawal anggaran pemerintahan dalam menanggani Covid-19 semoga tepat sasaran serta peduli akan ketahanan pangan kita semua sehingga kita tidak mati dalam keadaan kelaparan di tengah wabah seperti ini, amin.

Lantas apa yang terjadi pada generasi mahasiswa saat ini.?

Saat kita mendengar nama mahasiswa rasanya seperti biasa saja, tidak ada yang istimewa, kenapa bisa seperti itu, ya karena mahasiswa sekarang sudah jarang ada yang tahu akan peranannya sebagai agent of change dan agent of control sosial, buktinya bisa kita lihat sangat sedikit bahkan hampir tidak ada mahasiswa yang mau turun tangan membantu masyarakat di tengah wabah ini dan selain dari itu peran mahasiswa untuk mengawal anggaran pemerintah juga tidak terlihat, bukan kita tidak percaya pada pemerintah, tapi kita perlu mewanti – wanti tentang anggaran tersebut agar tujuan baik untuk membantu masyarakat terwujub tanpa kendala.

Sedikit pesan saya sampaikan kepada semua mahasiswa yang terutama mahasiswa yang memiliki organisasi di kampus atau luar kampus ayo kurangi kegiatan sensansisme atau seremonial dan marilah perbanyak kontribusi nyata untuk membuktikah bahwa mahasiswa masih ada belum mati suri, maka dari itu mari lakukan apa yang bisa kita lakukan, baik dengan cara jadi menjadi relawan covid-19 atau melakukan pengangalan donasi untuk membantu sesama.

Penulis : Jufri Mahasiswa Universitas Teuku Umar Aceh

Rubrik       : Opini, Kolom

Pos terkait