Tanggapi Surat Edaran Pemerintah Aceh Besar Tentang Milad GAM

  • Whatsapp

infonanggroe.com, Aceh Besar – Beredarnya Surat Edaran Bupati Aceh Besar tentang antisipasi pengibaran Bendera Bintang Bulan mendapat tanggapan dari beberapa kalangan diantaranya, tanggapan salah seorang mantan kombatan GAM wilayah Aceh Rayeuk Irmansyah, S.Sos alias Nukman Piyeung yang juga Politisi Partai Nanggroe Aceh.

Menurut  Nukman, poin-poin dalam surat edaran tersebut terkesan pemerintah Aceh Besar tidak menghargai dan tidak memahami nilai-nilai perdamain di Aceh, dimana dalam poin-poin tersebut menginstruksikan kepada pegawai untuk tidak hadir pada peringatan Milad GAM ke-42 dan menginstruksikan pegawai untuk jaga malam pada tanggal 3 dan 4 desember. Hal itu terlalu berlebihan dan mendiskreditkan Ex Kombatan GAM dalam masyarakat, serta menggiring opini seakan peringatan Milad GAM kegiatan Haram.

Bagi kombatan GAM peringatan Milad sangat penting untuk mengenang dan mendoakan rekan-rekan seperjuangan yang telah gugur.  Juga sebagai momentum silaturrahmi, melakukan santunan anak yatim korban konflik yang hingga hari ini belum mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Lebih lanjut Nukman Piyeung berharap, seharusnya pemeritah khususnya pemerintah daerah tidak terlalu negatif dalam menyikapi peringatan Milad GAM tersebut dan sebaiknya prosesi Milad dijadikan sebagai bagian dari kekhususan Aceh.

Berkat MoU Helsinsky antara RI dan GAM telah memberikan kewenangan dan kekhususan terhadap Aceh yang telah dituangkan dalam UUPA. Aceh juga menerima alokasi Dana Otonomi Khusus yang pemanfaatannya digunakan untuk pembangunan, serta Aceh juga berhak mendirikan partai-partai politik lokal.

Namun, yang sangat disayangkan dari surat edaran tersebut ditanda tangani oleh Wakil Bupati Aceh Besar H. Husaini A. Wahab yang notabene beliau sebagai salah seorang petinggi partai politik lokal yaitu PDA.

” Padahai Waled leubeh meufom peukara nyan, PDA lahee karena perjuangan GAM cit” imbuhnya.

Politisi PNA bahkan memberi apresiasi terhadap Dandim Aceh Besar Letkol Hasandi Lubis yang turut menghadiri  Peringatan Milad GAM ke-42. Tidak sekedar hadir, Dandim juga memberi kata sambutan pada peringatan Milad di Meureu Indrapuri Aceh Besar. “Beliau lebih mengerti arti perdamaian, tambahnya. (fth)

Rubrik       : Tak Berkategori