Safruddin: Embong Tidak Tau Adanya KLB karena tidak Aktif di Partai

  • Whatsapp

Banda Aceh, INFONANGGROE.com – Terkait dengan pemberitaan Embong (16/9) di media yang menyatakan bahwa DPW PNA Banda Aceh sebut tidak ada KLB karena tidak ada pemberitahuan. Skretaris PNA Kota Banda Aceh Safruddin, S.Pd kepada media Infonanggro memberikan klarifikasi apa yang telah di beritakan embong, Senin (16/9/2019).

Perlu kami sampaikan bahwa Yuni Eko Hariatna adalah Benar Wakil Ketua DPW PNA Kota Banda Aceh, Namun beliau sudah lama tidak aktif sebagai pengurus. Beliau tidak lagi aktif dalam kegiatan-kegiatan partai sejak agustus 2018, ucap safruddin.

Pasalnya, saat itu embong melalui Yayasan Advokasi Rakyat Banda Aceh melakukan Pra-Peradilan terhadap KPK atas Kasus Penangkapan Gubernur Aceh Non Aktif Irwandi Yusuf. Praperadilan yang dilakukannya saat itu tanpa melalui koordinasi dengan Irwandi Yusuf dan keluarganya, hingga akhirnya ketua DPW PNA Banda Aceh yg tidak lain adalah adik kandung Irwandi Yusuf menilai bahwa embong ini berbahaya jika terus dibiarkan untuk tetap menjadi pengurus DPW Banda Aceh, ibarat duri dalam daging, sesakit apapun tetap harus dikeluarkan.

Lanjut Safruddin kami sebagai fungsionaris partai di Banda Aceh mencoba berkoordinasi dengan DPP PNA terkait status tindakan one men show yang dilakukan oleh embong, atas saran dari DPP PNA kami bersikap embong tidak perlu di non aktifkan, hanya diberi pengarahan karena sikapnya sangat bertentangan dengan apa yg dilakukan oleh Irwandi yusuf dan Tim Pengacara.

Tanpa kami beri pengarahan apapun rupanya embong merasa malu sendiri atas apa yg dilakukannya, hingga akhirnya embong dengan sendirinya tidak lagi aktif dalam setiap kegiatan-kegiatan partai tingkat wilayah Banda Aceh hingga hari ini, bahkan ke kantor DPW saja tidak pernah datang lagi. Jadi, wajar saja jika yang bersangkutan tidak mengetahui agenda kepartaian, termasuk pelaksanaan KLB l, ucap Safruddin.

Safruddin juga menambahkan Pesrta KLB adalah Ketua, Sekretaris dan Bendahara di setiap tingkatan kepengurusan, Jadi, undangan hanya duberikan kepada peserta KLB tidak diberikan kepada yang bukan pesrta, Jadi, Embong tidak perlu bingung kenapa tidak dapat undangan, karena embong bukan peserta dalam KLB yg dilakukan oleh DPP PNA.

“Perlu diketahui bahwa, DPW PNA Kota Banda Aceh hadir dalam KLB kali ini, saya sebagai sekretaris partai di kota Banda Aceh beserta 7 kepengurusan partai tingkat Kecamatan yang ada di Banda Aceh hadir menyukseskan KLB, hanya 2 kepengurusan kecamatan saja yang absen, Jadi, tidak benar tudingan embong bahwa DPW tidak diundang, Kepengurusan partai tingkat kecamatan saja diundang, masa ia DPW nggak diundang, kan lucu.

Terakhir sebagai sekretaris DPW PNA Kota Banda Aceh saya berharap agar kader-kader partai diberbagai tingkatan untuk menahan diri dari sensasi-sensasi yang tidak perlu, sudah cukup kegaduhan yang ada, sekarang mari sama-sama kita rapatkan barisan untuk kembali bersatu membangun partai yg kita cintai ini.

KLB sudah selesai, Ketua DPP yang baru juga sudah ada, mari sama” kita berharap agar polemik dualisme kepemimpinan di DPP cepat segera terselesaikan dan kita bisa menyelesaikan tugas-tugas partai yg sudah menumpuk, tutup Safrudin.

Aliexpress WW
Rubrik       : Tak Berkategori