Referendum Aceh Bukan Meminta Perang

  • Whatsapp

BANDA ACEH, INFONANGGROE.com – Setelah adanya pernyataan wacana Mualem meminta referendum pada saat acara buka puasa bersama di gedung Amel Banda Aceh, wacana mualem didukung oleh tokoh-tokoh Aceh, senator Aceh yang bermunculan dan ada juga penolakan dari berbagai pihak pusat maupun daerah Aceh.

Aceh meminta referendum karena Pemerintah Pusat tidak menjalankan kesepakatan dalam MOU helsinki salah satunya ada pada poin 1.1.5. Aceh memiliki hak untuk menggunakan simbol-simbol wilayah termasuk bendera, lambang dan himne.

Salah satunya pada Point 1.1.5. yang ada di perjanjian MOU Helsinki sampai saat ini pemerintah Pusat tidak meindahkan perjanjian yang tertulis dalam MOU helsinki.

Pantaskah Aceh Referendum?

Kesepakatan pada MOU helsinki Point 3.2.5. Pemerintah RI akan mengalokasikan tanah pertanian dan dana yang memadai kepada Pemerintah Aceh dengan tujuan untuk memperlancar reintegrasi mantan pasukan GAM ke dalam masyarakat dan kompensasi bagi tahanan politik dan kalangan sipil yang terkena dampak. Pemerintah Aceh akan memanfaatkan tanah dan dana sebagai berikut:

  • a) Semua mantan pasukan GAM akan menerima alokasi tanah pertanian yang pantas, pekerjaan, atau jaminan sosial yang layak dari Pemerintah Aceh apabila mereka tidak mampu bekerja.
  • b) Semua tahanan politik yang memperoleh amnesti akan menerima alokasi tanah pertanian yang pantas, pekerjaan, atau jaminan sosial yang layak dari Pemerintah Aceh apabila tidak mampu bekerja.
  • c) Semua rakyat sipil yang dapat menunjukkan kerugian yang jelas akibat konflik akan menerima alokasi tanah pertanian yang pantas, pekerjaan, atau jaminan sosial yang layak dari Pemerintah Aceh apabila tidak mampu bekerja.

Untuk documen perjanjian MOU helsinki bisa download di google dengan judul mou helsinki Aceh pdf.

Aliexpress WW
Rubrik       : Tak Berkategori