Razia Parkir Liar, Pengendara Diperingati Petugas

  • Whatsapp

INFONANGGROE.COM, ACEH BARAT – Sejumlah pengendara kendaraan roda empat terjaring razia parkir liar petugas gabungan Dinas Perhubungan Aceh Barat bersama Satuan Lalulintas dan Polisi Militer, Senin (10/12/2018). Meski tertangkap memarkirkan kendaraan ditempat yang dilarang, petugas tidak memberikan sangsi kepada para pelanggar.

” Hari ini akan kita lakukan peringatan dulu kepada pemilik roda empat. Sosialisasi memang telah dilakukan 5 November hingga 5 Desember kemarin,” kata Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Perhubungan Aceh Barat, Edison.

Menurut Edison, pemberian sangsi kepada para pelanggar akan dilakukan setelah berakhirnya razia berupa  peringatan yang rencanannya akan dilakukan enam hari. Mereka yang tertangkap setelahnya berakhirnya masa peringatan langsung akan dikenakan berupa sangsi tilang atau kendaraannya akan digembok bahkan digerek petugas.

“Kedepan akan kita gembok. Sudah dipesan (gembok) dan sampai bulan ini sampai. Untuk mobil derek akan diusulkan tahun anggaran 2019. Nilai dendanya akan ditetapkan pengadilan dan pemilik harus mengikuti sidang guna menebus mobil yang ditahan Dishub,” kata Edison.

Edi mengatakan razia yang digelar tersebut merujuk pada Undang-undang nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan Raya. Sesuai aturan itu pengendara dilarang memarkirkan kendaraannya di jalan nasional atau yang berdekatan dengan lampu lalu lintas, atau tanda berbelok kekiri.

“Kami juga sedang menyusun regulasi sangsi bagi kendaraan roda empat yang parkir di tempat dilarang seperti bahu Jalan Gajah Mada karena jalan nasional. Termasuk di depan Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien Meulaboh,” kata Edison.

Nantinya di jalan Gajah Mada Meulaboh dan RSUD Meulaboh, pengendara hanya bisa menurunkan penumpang dan jika ingin parkir harus mencari tempat sekitar seratus meter dari arah rumah sakit. Selain dikawasan tersebut dinas terkait juga akan menertibkan mobil barang yang melakukan bongkar muat di dalam Kota Meulaboh.

“ Mobil-mobil barang harusnya melakukan proses bongkar diterminal yang telah disediakan. Jadi nanti akan kita giring ke terminal mobil barang,” ujarnya.

info(*)

Rubrik       : Tak Berkategori