Ratna Zaidah Juara Pertama Pengawas Madrasah Berprestasi Aceh

  • Whatsapp

Banda Aceh, INFONANGGROE.com – Ratna Zaidah M.Ed raih serta mempertahankan juara pertama pada kegiatan seleksi Guru dan tenaga kependidikan (GTK) madrasah berprestasi tahun 2019 yang di umumkan saat penutupan di hotel Oasis pada hari sabtu, 24/08 oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Aceh.

Ratna Zaidah, M.Ed saat di wawancarai awak media Infonanggroe Senin, 26/08/2019 terkait prestasi dan profil pendidikan mengatakan untuk menuju Indonesia maju maka kualitas SDM perlu ditingkatkan. Era globalisasi revolusi industri 4.0 semua dituntut mampu menguasai tekhnologi, terutama di madrasah tempat proses pendidikan berlangsung.

“untuk menuju madrasah hebat, semua harus hebat, Guru dan Tenaga Kependidikan tidak boleh tertinggal dengan kamajuan tekhnologi, kita sebagai pencetak SDM, hebat kita pasti melahirkan SDM yang hebat pula” ucap Pengawas Madrasah MAN 4 Aceh Besar.

Mengenal lebih lanjut tentang sosok Ratna Zaidah dalam profilnya:

Ratna Zaidah Lahir di Banda Aceh, 09 Oktober 1970. Anak ke 3 dari pasangan M. Yusuf Hadji (alm) dan Aminah Hanafiah. Pendidikan MIN Latihan Banda Aceh, MTsN 1 Banda Aceh, SMA N 3 Banda Aceh. IAIN Ar Raniry kota Banda Aceh. Tahun 2000 mendapat full scholarship dari kemenag RI melalui ADB loan. Menyelesaikan master degree jurusan curriculum and instruction di George Mason University, Virginia, USA.

Istri dari Saifuddin ini mempunyai motto Live with Schedule, suka tantangan, sehingga selalu mencoba banyak hal. Pernah mengikuti seleksi penulisan buku bahan ajar di dinas pendidikan Provinsi Aceh, melahirkan buku English for SMA bersama tim penulis buku pelajaran untuk SMA, pernah bergabung dengan Unicef menulis buku tentang HIV/AIDS untuk SMP kelas 1 2 dan 3 bersama tim yang disponsori oleh Depag dan Unicef tahun 2008. Menulis buku tentang HAM untuk SMA disponsori oleh IOM (2009).

Memulai karir di MAN Sibreh 1996 – 2009. MAS Darul Ulum Kota Banda Aceh 2009 – 2012. Kembali ke MAN Sibreh 2012 – 2016. ditahun 2002 dipercayakan menjadi tenaga musiman (temus) pada musim haji bersama mahasiswa yang belajar di luar negeri, sehingga dapat bekerja selama 3 bulan di Mekkah pada bidang Kesekretariatan wilayah Aziziyah Kota Mekkah.

Mengikuti Kompetisi untuk menjadi calon pengawas bersama guru-guru dan kepala dari Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Besar yang diselenggarakan oleh LP2KS Solo, memperoleh SK pengawas dari Kementerian Agama RI tahun 2016. Terakhir kembali mencoba keberuntungan dengan mengikuti tes seleksi calon asesor yg diselenggarakan oleh BAN S/M Provinsi Aceh.

ASN Kementerian Agama ini juga mengatakan Insya Allah akan terus berkarya bersama guru-guru dan kepala hebat di madrasah dalam wilayah kabupaten Aceh Besar menuju Aceh Carong, tutup Zaidah. (ms)

Rubrik       : Tak Berkategori