Oknum Ketua KNPI Kecamatan di Aceh Utara Tersangka Pelecehan Seksual

  • Whatsapp

Lhokseumawe, INFONANGGROE.com – Oknum ketua KNPI Kecamatan Bandar Baro, Aceh Utara NZ ditetapkan sebagai tersangka dugaan perkara pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur di kecamatan tersebut.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim AKP Indra T Herlambang dalam konfrensi pers , Kamis (5/12/2019) menjelaskan NZ diduga telah melakukan pelecehan terhadap empat korban sejak 2017 hingga 2019.

Empat korban tersebut, masing-masing CM (17) FT (17), NA (17) dan FY (39) yang tak lain ibu dari salah satu korban sebelumnya. Keempatnya ada warga Gampong Aleu Keureunyai, Kecamatan Bandar Baro, Aceh Utara.

Pelecehan seksual yang dilakukan tokoh pemuda itu dengan cara memeluk, mencium dan meraba bagian intim korban. Perkara itu terungkap setelah FY melaporkan kasus yang menimpa anaknya CM pada 29 Oktober lalu.

Dijelaskan bahwa pada 27 Oktober lalu, CM ditemani kepokananya yang masih duduk di bangku kelas 1 sekolah dasar berada di rumah tiba-tiba didatangi tersangka NZ. Pria itu berdalih hendak menagih iuran sumur bor. Kemudian korban masuk ke dalam kamar untuk memakai jilbab ditiba-tiba diikuti NZ.

“Saat dikamar korban dipegang kemudian dicium dibibir, dipeluk dan ditindih, kemudian korban juga mengaku diraba-raba, setelah itu tersangka keluar setelah disuruh pergi oleh korban,” jelas Indra.

Itu merupakan kejadian kedua kali yang dilakukan tersangka tersangka CM. sebelumnya pada tahun sama, bokongnya juga sempat diraba tersangka. “Akibat kejadian itu korban merasa trauma dan akhirnya memberitahukan keluarga,” terang Kasat.

Sementara dua korban lainnya yaitu FT dan NA terjadi pada 2017, sedangkan ibu korban CM yaitu FY yang juga pelapor mengaku dilecehkan tersangka pada tahun 2018. Selama ini kasus itu tidak dilaporkan ke pihak berwajib karena dianggap aib, namun setelah insiden terulang atas korban CM , FY tidak terima dan langsung melapor ke Polisi.

“Pihak keluarga awalnya tidak ingin memperkarakan perbuatan NZ, karena dianggap aib dan pelaku berubah ternyata tidak, malah pelaku kembali berulang terhadap CM. dalam kasus ini tidak ada unsur pemerkosaan ,” pungkasnya.

Sementara itu, tersangka NZ saat diwawancarai mengaku tidak melakukan perbuatan seperti yang dituduhkan, ia hanya pegang korban saja dan dianggap bukan melecehkan korban. “Saya tidak melakukan itu semua, hanya pegang tangan saja,” singkatnya. | anteroacehcom

Rubrik       : Tak Berkategori