Mahasiswa Demo Pelantikan Dewan Kota Lhokseumawe

  • Whatsapp

Lhokseumawe, INFONANGGROE.com – Puluhan mahasiswa berunjuk rasa di depan Gedung DPRK Lhokseumawe saat berlangsungnya pelantikan anggota dewan periode 2019-2024, Selasa (10/9/2019) pagi. Mereka menuntut dewan baru menyelesaikan sejumlah persoalan masyarakat yang selama ini diabaikan pemerintah kota.

Pengunjuk rasa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) meminta dewan baru harus bekerja sesuai fungsi, dan menyelesaikan persoalan publik, terutama persoalan kemiskinan. Kehadiran pengunjukrasa dijaga ketat aparat kepolisian.

“Pemimpin Kota Lhokseumawe tidak peduli dengan kondisi masyarakat saat ini, masih banyak terjadi ketimpangan hukum, sosial, ekonomi. Hingga terkesan Lhokseumawe seperti Kota mati,” seru Muhammad Fadli, koordinator aksi.

Pengunjukrasa juga mengeluarkan sejumlah petisi, diantaranya dewan baru harus tegakkan Syariat Islam, memperjelas kedudukan Kota Lhokseumawe dalam KEK Arun, dewan harus mendesak Pemko fungsikan insfrastruktur terbengkalai, mencari solusi konkret entaskan kemiskinan, mencari solusi kelangkaan gas dan sejumlah masalah mendesak lainnya.

“Kehadiran kami disini untuk menyadarkan anggota dewan baru, bahwa Lhokseumawe membutuhkan kinerja dewan yang bisa menyelesaikan banyak masalah besar di Kota ini yang belum selesai,” kata Muhammad Fadli.

Kemudian massa ditemui dewan Petahana , T Sofianus. Anggota DPRK dari Partai Demokrat tersebut berjanji akan melaksanakan petisi yang disodorkan oleh pengunjukrasa. Usai menandatangi petisi itu, ia diberikan perangkap tikus sebagai simbol pemberantasan korupsi.

Sebelum membubarkan diri, pengunjukrasa berjanji akan menagih kembali petisi yang telah disepakati bekas pimpinan dewan periode sebelumnya itu. Dan mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar bila tidak direalisasikan.

Sementara itu, di dalam gedung Ketua Pengadilan Negeri Lhokseumawe, Teuku Syarafi mengambil sumpah 25 anggota DPRK Lhokseumawe periode 2019-2024. Masing-masing 7 dewan dari Partai Aceh, 5 Gerindra, 3 dewan dari Demokrat, 2 kursi masing untuk PKS, PAN, Nasdem dan Golkar. Sedangkan 1 kursi dari PNA dan PKB.

Sebagian kursi masih diduduki oleh dewan lama yang terpilih kembali, masing-masing Nurul Akbari dan Irwan Yusuf dari Gerindra, T Sofianus dan Roslina dari Demokrat, Suryadi PAN, Dicky Saputra PKS,Azhar Mahmud dan Sudirman Amin dari Nasdem, dan Jailani Usmand dari Partai Golkar.

Usai pelantikan, Ismail dari Partai Aceh dan Irwan Yusuf Gerindra ditetapkan sebagai ketua sementara. | anteroaceh.com

Aliexpress WW
Rubrik       : Tak Berkategori