KPK Cecar Wagub Lampung soal Aliran Duit di Kasus Proyek PUPR

  • Whatsapp

INFONANGGROE.com – KPK memeriksa Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Halim menjadi saksi terkait kasus proyek Kementerian PUPR. Chusnunia dicecar KPK soal aliran duit dalam kasus tersebut.

“Saksi didalami pengetahuannya tentang aliran dana terkait proyek di Kementerian PUPR dalam perkara ini,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa 26 November 2019.

Chusnunia hari ini diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Hong Arta John Alfred. Selain itu, KPK juga menelusuri hubungan antara Chusnunia dengan sejumlah anggota DPR.

“Untuk kasus ini yang kami dalami relasi saksi dengan pihak-pihak yang ada dalam perkara ini termasuk tentu saja dengan sejumlah anggota DPR ya karena keterkaitannya sebagai sesama politisi dan pengetahuannya tentang dugaan aliran dana tersebut,” katanya.

Chusnunia usai diperiksa KPK sekitar pukul 17.30 WIB. Chusnunia tak berkomentar apapun mengenai pemeriksaan saat keluar gedung KPK.

Perkara ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) pada Januari 2016. Saat itu KPK menangkap Damayanti Wisnu Putranti, yang masih menjadi anggota DPR dari Fraksi PDIP.

Damayanti saat itu diduga menerima suap terkait pengerjaan proyek jalan yang ditangani Kementerian PUPR. Kasus ini terus dikembangkan KPK hingga saat ini total sudah ada 12 orang yang terlibat, termasuk yang teranyar Hong Arta.

Hong Arta merupakan Direktur dan Komisaris PT SR (PT Sharleen Raya JECO Group). Dia diduga memberi suap kepada eks Kepala Balai Pelaksana Jalan dan Jembatan Nasional (BPJJN) Wilayah IX Amran Mustary dan Damayanti.

KPK menduga Hong Arta memberi suap Rp 8 miliar dan Rp 2,6 miliar kepada Amran. Dia juga diduga memberi suap serta Rp 1 miliar kepada Damayanti. Suap kepada Amran dan Damayanti itu diduga diberikan secara bertahap pada 2015. | detikcom

Rubrik       : Tak Berkategori