Ini Bantahan Wabup Atim Terkait Dugaan Kekerasan Terhadap Perawat

  • Whatsapp

Aceh Timur, INFONANGGROE.com Dugaan penganiayaan terhadap perawat yang melibatkan orang nomor dua di Aceh Timur (9/12) menjadi pembicaraan hangat di media sosial dan tak luput pula bebarapa aktivis ikut angkat bicara dan mengecam tindakan yang dilakukan wakil bupati seperti yang telah di beritakan pada beberapa media online.

Terkait hal tersebut wakil bupati Aceh timur membantah telah melakukan kekerasan fisik terhadap perawat RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak kepada wartawan media ini saat di wawancara via telpon genggam Jumat, 13 Desember 2019.

Kalau terkait pemberitaan di media sosial dalam seminggu ini, Wabup memberi sanggahan, mempertanyakan kembali apakah ada korban akibat kekerasan kontak Fisik, kalau ada kenapa tidak di visum dan melapor kepihak berwajib.

“Bahwa sebelumnya tidak ada kontak fisik terhadap perawat RSUD, Wabup hanya memberi masukan dan teguran kepada karyawan RSUD, pada Saat Wabup ingin di rawat di RSUD tersebut, Kata Wabup”

“Wabup merasa pelayanan di RSUD tersebut kurang maksimal, dikarnakan perawat suka lalai dengan gadget nya, tambah wabup.

Sebagai Wakil Bupati Syahrul Bin Syama’un memberi peringatan keras kepada pihak RSUD agar perawat – perawat siap siaga dalam memberi pelayanan terhadap pasien yang ingin di rawat, meminta agar perawat menjalankan komitmen dalam memberi pelayanan yang maksimal kepada pasien tanpa memandang miskin atau kaya, sebab menurut beliau profesi itu mulia jika di lakukan dengan ikhlas dan tulus hati.

“Perawat itukan profesi mulia, pekerjaan mereka bernilai ibadah jika dilakukan dengan ikhlas dan tulus,” Pungkasnya.

Rubrik       : Tak Berkategori