BAKTI Kemkominfo Kunjungi Gampong Cot Baroh Glumpang Tiga Pidie

  • Whatsapp

PIDIE, INFONANGGROE.com – Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementeriaan Komunikasi dan Informatika dan Iforte selaku penyedia layanan internet vsat mengunjungi Gampong Cot Baroh Kecamatan Geulumpang Tiga Kabupaten Pidie. Dalam rangka monitoring pemanfaatan internet yang telah dibangun oleh BAKTI, Rabu (14/08/19)

Angga Yomi selaku perwakilan BAKTI Kemkominfo kepada awak media infonanggroe mangatakan. “Lokasi internet yang dibangun BAKTI saat ini sudah mencapai 4.600 titik yang tersebar dari Sabang sampai Marauke”. Dan Gampong Cot Baroh merupakan salah satu titik dan satu-satunya di kabupaten Pidie yang dibangun BAKTI pada tahun 2015.

“Sebenarnya wilayah kerja BAKTI yaitu wilayah-wilayah terluar seperti Pulau Banyak, Simeulue dan Daerah 3T yang Kabupatennya masuk daerah tertinggal. Dalam peraturan Presiden, Pidie tidak termasuk dalam Daerah 3T. Karena lokasi di Gampong Cot Baroh sudah dibangun sejak tahun 2015 jadi hari ini (red : 14/08/19) harus dicek dan tahun lalu bandwidthnya sudah ditingkatkan oleh iforte. Sekarang kecepatan internetnya Up To 8 mbps karena grafik penggunaan bagus, ya di tingkatkan,” Ungkap Yomi

Lanjut Yomi, pembiayaan akses internet melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika yang di ambil melalui pendapatan kotor dari operator layanan sebesar 1,25 % pendapatannya telekomsel. XL dan sebagainya. Itu disetor kepada Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) supaya BAKTI bisa membangun akses-akses internet wilayah yang belum ada akses.

“Seperti halnya di Gampong Cot Baroh, jika disini sudah ada radio link, tugas BAKTI sudah selesai. Tapi untuk saat ini penggunaan internet di Gampong Cot Baroh bagus. Penggunaan radio link, tidak ada tumpang tindih dengan program BAKTI. Yang mana internet dari radio link disebarkan untuk warga, dan internet dari BAKTI digunakan untuk kegiatan Kantor Desa seperti update website desa. Aplikasi posyandu dengan menggunakan aplikasi sistem informasi desa dan kawasan (sideka) dan sebagainya”

Yomi juga menginformasikan jika kantor Desa Cot Baroh mau pakai internet radio link juga bisa tapi harus dilaporkan ke BAKTI supaya nantinya tidak jadi temuan BPK. Jika tumpang tindih vsat bisa di relokasi ke tempat lain misal sekolah atau desa tetangga yang belum ada akses internet sama sekali.

Yomi juga menambahkan “teknologi vsat mau diganti dengan radio link juga bisa dan jika mau usul lokasi baru bagi desa lain atau sekolah. Puskesmas, kantor camat. Pesantren yang tidak ada akses internet, bisa usul ke BAKTI melalui Bupati via Dinas Kominfo kabupaten setempat. Seperti Gampong Cot Baroh yang diusul oleh Kantor Staf Presiden (KSP) yang diprakarasi oleh Badan Prakarsa Pemberdayaan Desa dan Kawasan (BP2DK) pada tahun 2015 melalui program desa broadband terpadu Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Pungkasnya.

Sekretaris Gampong Cot Baroh Safwaturrahman mangatakan Gampong Cot Baroh juga pernah mengikuti workshop pengembangan unit usaha telekomunikasi dan informasi BUMDes / BUMADes ( Case Study : BUMADes Pancamandala) Mandalamekar 13 – 14 November 2018 dimana Gampong Cot Baroh pada saat itu akan menghubungkan jaringan internet untuk ke lima gampong di sekitar cot baroh. Saat ini baru teralisasi untuk wilayah Gampong Cot Baroh saja. Tentunya kami sangat mengharapkan bantuan dari Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) untuk terealisasi program ini. Kalau vsat bisa di migrasi ke radio link kami akan mencoba itu, ujar Sekdes Cot Baroh.

Kunjungan BAKTI ke Gampong Cot Baroh turut didampingi oleh Ahmad Novril (iForte CE), Dennis (iForte), Vidya Sinta (iForte) Arun Hutabarat (iForte) dan dari BAKTI Angga Yomi, kunjungan tersebut diterima langsung oleh Keuchik Gampong Cot Baroh Abdul Gani Hasan. Turut didampingi oleh Sekretaris Gampong Safwaturrahman, perwakilan Badan Permusyawaratan Desa atau Tuha Peut Gampong M.Isa As. Penggiat Desa Muhammad Dahlan Gantoe, Pandu Desa Ferawati, Relawan TIK Pidie Iswar, Perwakilan Pemuda Haris. Perwailan Kader Perempuan Radhiah dan Suriani, Marinani, Pedamping Desa Rahmat Ali dan Abdurrahman dari Koperasi Hareukat Meugoe Cot Baroh.

Rubrik       : News

Pos terkait