Kalau Mau Aman Pakai Telegram Jangan WhatsApp

  • Whatsapp

INFONANGGROE.com | Viralnya himbauan dari Badan Siber dan Sandi Negara untuk segera update WhatsApp ke versi terbaru karena serangan spyware yang dibuat oleh perusahaan asal Israel bernama NSO Group. Spyware ini menyusup melalui WhatsApp Call.

Tampa adanya celah Spyware WhatsApp Messenger bisa juga di sadap dengan beberapa alat khusus yang dimiliki oleh aparat kepolisian.

WhatsApp aplikasi Messenger yang paling banyak pengunan melebihi 1 Miliar tetapi tidak aman untuk pengunan jika ada pembahasan privasi serta data-data privasi.

Telegram adalah aplikasi yang aman untuk kita yang meliki data privasi, pembahasan privasi, indetitas privasi tampa harus simpan nomor kontak kita bisa chating dengan penguna lain tidak seperti whatsApp harus save nomor dulu baru bisa chating dengan penguna lain dan nomor kita bisa diketahui oleh public.

Saya salah satu pengunan whatsApp aktif tetapi kalau ada hal-hal yang privasi atau data-data privasi saya mengunakan Telegram karena telegram memilik cloud data dengan kapasitas besar.

Dulunya telegram adalah salah satu aplikasi messenger yang akan ditutup di indonesia karena pemerintahan Indonesia mengatakan aplikasi yang sering digunakan teroris, jika kita berpikir secara logika pihak kepolisian kewalahan untuk sadap aplikasi telegram makanya membuat keputusan secara resmi akan menutup Telegram.

Amatan saya dari beberapa sumber forum blackhat tentang Telegram Anonymous kelas atas membenarkan jika Telegram tidak mudah untuk disadap, mereka pernah berdikusi dengan Pavel Durov soal celah telegram sang pencipta lupa port mana yang digunakan Telegram.

Oleh : Ijup

Rubrik       : News

Pos terkait