Edy Syahputra Juga Ikut Kabur Dari LP Lambaro

  • Whatsapp

Blangpidie, Info Nanggroe – Pelaku pembunuhan sadis yang terjadi Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) pada tahun 2017 lalu juga ikut kabur dari Lembaga Permasyarakatan (LP) lambaro, Banda Aceh yang terjadi sekitar pukul 18:30, Kamis 29 November 2018.

Adapun tersangka pembunuhan tersebut adalah Edy Syahputra (29) Bin Sanen warga asal Kabupaten Aceh Tengah.

Sebelumnya, Edi Syahputra yang telah divonis hukuman mati oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tapaktuan, Aceh selatan, telah membunuh secara keji terhadap Habibi Askhar Balihar (8) dan Fakhrurrazi (12) serta Hj Wirnalis (62) yang merupakan anak dan mertua mantan pejabat Dinas Pekerjaan Umum Abdya.

Terasangka Edy Syahputra menghabisi korbannya dengan menusuk ketiga tubuh korban memakai benda tumpul. Sehingga ketiga korban merenggut nyawa dengan seketika di lokasi kejadian di, Desa Meudang Ara, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten setempat pada Selasa malam 16 Mei 2017 lalu.

Setelah beredar luasnya informasi terkait kaburnya sejumlah napi dari LP Lambaro, Banda Aceh. Polresta Banda Aceh telah menyebar foto dan data-data para napi yang kabur, termasuk diantaranya Edy Syahputra.

Foto Edy Syahputra juga beredar luas terhadap para pengguna Media Sosial (Medsos) di Kabupaten yang akrab disapa Nagari Breh Sigupai. Karena dirinya merupakan pelaku tunggal terhadap ketiga korban yang dimaksud.

Salah satu pengguna medsos warga Abdya Amrizal, di status WatshAp miliknya menyampaikan, agar tersangka dengan vonis hukuman mati yang kabur dari LP Lambaro, Banda Aceh, bisa secepatnya tertangkap.

“Kami berharap, agar pelaku pembunuhan yang terjadi di Gampong Meudang Ara pada tahun 2017 lalu scepatnya bisa diringkus kembali oleh pihak Kepolisian, karena seperti yang kita ketahui bersama, bahwa tersangka telah membunuh secara keji terhadap ketiga korbannnya,” ungkapnya di status WatshAp miliknya, Jum’at (30/11/2018).

Sehubungan masih banyaknya napi yang masih dalam masa pengejaran, polisi juga menghimbau kepada masyarakat yang melihat orang-orang yang terdapat dalam foto tersebut agar segera melaporkan ke pihak keamanan terdekat. (Yas/anteroaceh.com)

Rubrik       : News

Pos terkait