Ketua Pintu Hijrah Ajak Parpol Lawan Narkoba di Aceh

  • Whatsapp

Takengon — Ketua Umum IPWL Pintu Hijrah mengajak seluruh kader partai agar ikut berperan aktif dalam usaha pencegahan narkoba dan penyelamatan Korban Penyalahgunaan Narkotika (KPN) di Aceh. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Pelatihan Kader Partai Golkar DPD Aceh Tengah yang dilaksanakan di Hotel Grand Linge Takengon.

Dalam materinya, Dedy menyampaikan bahwa semua pihak tidak terkecuali kader Golkar bertanggungjawab dan wajib mengambil peran dalam penanganan masalah narkoba di Aceh khususnya wilayah tengah.

“Sudah tidak ada masa lagi saling menyalahkan dan pencitraan semata, semua pihak termasuk partai politik di semua lapisan mesti turun langsung ke lapangan dalam usaha pencegahan narkotika di Aceh Tengah, mengingat angka korban penyalahgunaan narkotika semakin hari semakin bertambah,” kata Dedy.

Dedy juga menyampaikan amanah UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, di mana semua pecandu narkotika wajib menjalani rehabilitasi dengan melaporkan diri ke lembaga-lembaga pemulihan di IPWL resmi yang telah ditunjuk oleh kementerian. Sementara itu orang tua wali dari korban penyalahgunaan narkotika yang belum cukup umur wajib melaporkan anaknya ke IPWL yang telah ditunjuk oleh kementerian, karena jika tidak dilaporkan maka orang tua wali dari KPN tersebut bisa dipidana.

Disisi lain, menurut Dedy, UU Narkotika memberikan ruang tobat bagi korban yang mau melapor ke IPWL untuk rehabilitasi dengan tidak dipidana. Saat ini rehabilitasi IPWL Kementerian Sosial di Aceh ada tiga, salah satunya adalah IPWL Pintu Hijrah. Dan satu IPWL di bawah kementerian Kesehatan.

Sementara Ketua DPD II Partai Golkar Aceh Tengah, H. Muhammad Ibrahim, SE. mengatakan bahwa sangat penting bagi kader Partai Golkar A. Tengah memahami cara penanggulangan pecandu narkoba.

“Mereka generasi kita yang harus diberi pemahaman dan pembinaan,” ujar Muhammad.

Muhammad juga mengucapkan terimakasih kepada Dedy Saputra ZN, S.Sos.I yg bersedia menjadi pemateri kunci dalam “Pelatihan Kader Fungsionaris Partai Golkar Aceh Tengah dala. Pencegahan dan Penanggulangan Penggunaan Narkoba.”

DPD II Golkar Aceh Tengah mengatakan bahwa materi tersebut sangat penting bagi semua kader. Sebagai sebuah partai yang telah lama berdiri Golkar merasa perlu dan wajib untuk ambil bagian dalam perang ini, untuk menuju Aceh Tengah yang bebas dari narkotika.

Sebelumnya pelatihan itu diisi juga oleh Musliadi Rishna, MA (Sekretaris DPC Ormas MKGR Aceh Tengah) yang sekaligus menjadi panitia pelaksana dengan Materi: “Peran Kader Partai Golkar Aceh Tengah dalam Sosio-Religi Kebangsaan.” Klik (Sumber)

Rubrik       :
  • Whatsapp

Pos terkait