Indikasi Korupsi Bea Siswa Tidak Ditutup-tutupi, 100 Saksi Sudah Diperiksa

  • Whatsapp

BANDA ACEH, INFONANGGROE.com -Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs Rio S Djambak Minta Kasus Bea siswa Dana Aspirasi Dewan tahun 2017 di usut secepatnya sampai tuntas, hal itu di katakanya menanggapi salah satu pertanyaan wartawan pada acara konferensi pers akhir tahun 2019, di Aula Machdum Sakti Lantai 3 Mapolda Aceh, Selasa 31/12/2019

Menurut Kapolda, masalah kasus Bea siswa merupakan masalah yang telah di ketahui oleh publik.

“Jadi tidak ada yang di tutupi,” kata Kapolda.

Bahkan saat itu juga Kapolda Minta Ditreskrimsus (Direktorat Reserse Kriminal Khusus) Komisaris Besar Polisi Teuku Saladin untuk menjelaskan secara mendetail terkait pengembangan Kasus Bea Siswa tersebut.

“Kasus Bea Siswa tahun 2017 sudah kita periksa 100 lebih mahasiswa sebagai saksi dari 800 orang saksi, masih banyak saksi yang harus kita kejar dan periksa cuma kendalanya mereka berada di daerah-daerah, bahkan ada yang di luar negeri,” ungkap Teuku Saladin.

Lanjutnya lagi, pemeriksaan saksi-saksi terus berlanjut, seperti perintah Kapolda tidak akan ditutup-tutupi.

Seperti yang sudah pernah diberitakan media di ketahui bahwa, Bantuan Bea Siswa yang di usulkan oleh 24 anggota DPR Aceh dengan jumlah penerima bantuan sebanyak 852 di salurkan tahun 2017, sedangkan Bea siswa yang di usulkan secara mandiri sebanyak 86 Mahasiswa dengan nilai anggaran Rp 19,8 Milyar.

Perkara ini merebak berdasar temuan Inspektorat Aceh penyaluran bantuan bea siswa tersebut sarat masalah dan terindikasi korupsi.

Selama ini banyak pihak mempertanyakan penanganannya kepada Polda Aceh, sejauhmana proses penyelidikan yang telah dilakukan.

Rubrik       : Tak Berkategori