Heboh, Keuchik Di Aceh Jaya Diduga Bermain Proyek Desa Dan Penyelewengan Dana Desa

  • Whatsapp

Aceh jaya, INFONANGGROE.com – Heboh, oknum salah satu kepala desa di Aceh Jaya diduga melakukan penyelewengkan dana desa dan oknum tersebut juga bermain proyek dengan dana desa, Rabu 24 Juni 2020.

Terkait berita heboh, media Infonanggroecom menhubungi salah satu Tokoh Pemuda desa Pulo Raya, Kecamatan Sampoiniet Kabupaten Aceh Jaya, tentang adanya dugaan penyelewengan dana desa yang di lakukan oleh oknum kepala desa.

Hal tersebut di benarkan oleh Bustami ( Tokoh muda desa Pulo Raya ), saat kami konfirmasi mengatakan “Oknum kepala desa tersebut mengunakan dana desa tidak tepat sasaran, dan adanya indikasi proyek pembangunan yang gagal dibuat oleh kepala desa, setelah itu yang sangat kami sesalkan ialah kepala desa juga bermain proyek dengan Dana Desa, padahal dalam UUD Pasal 51 UU Desa No.6 tahun 2014 tentang Desa sudah diatur kepala desa tidak boleh bermain proyek dengan dana desa, ujar Bustami.

“Saya sangat berharap kepada pihak berwajib untuk ditindak lanjuti sampai tuntas persoalan masalah penyelewangan dana desa kami, karena kasus seperti ini sangat disayangkan kalau dibiarkan, apa lagi mengingat dana desa itu bukan untuk pribadi kepala desa, tetapi dana Desa tersebut di manfaatkan untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat desa tersebut, dan masalah ini juga sudah dilaporkan kepada pihak berwajib Aceh Jaya”, harapnya.

Lanjut Bustami, “Selain dari permainan proyek dana desa yang di lakukan oleh oknum kepala desa tersebut, dia juga mengelola dan bermain dengan dana BUMG Desa di mulai dari tahun 2016 sampai dengan sekarang BUMD tersebut tidak produktif serta tidak ada tanda pengenal di bagunan tersebut bahwa itu adalah BUMG Desa dan pelaporan anggaran BUMD desa tiap tahun seperti tidak ada atau tertutup”.

Muhammad Isarullah selaku ketua BUMG baru yang terpilih dan telah di SK kan oleh kepala Desa Pulo Raya, Kecamatan Sampoiniet, Aceh Jaya membenarkan apa yang dikatakan oleh tokoh muda desa Pulo Raya bahwa oknum kepala desa kami selain bermain proyek dana desa, beliau juga bermain di BUMD desa buktinya setelah saya di lantik dan sampai sekarang aset BUMG tidak di serahkan pada saya, dan yang lucunya lagi BUMG tersebut tidak pernah di buka dan di biarkan tertutup, ketika saya meminta kunci kantor BUMG untuk saya kelola selaku ketua BUMG terpilih malah di tolak dan tidak di berikan oleh oknum kepala desa tersebut, jadi saya selaku ketua BUMG yang aktif tidak tau harus bagaimana ketika tugas saya di ambil oleh oknum kepala desa tersebut untuk kepentingan pribadinya.

“Saya berharap kepada pihak berwajib untuk ikut turun menyelesaikan polemik permasalahan ini, karena kasus ini bukan kasus baru, tapi sudah beberapa tahun di mainkan oleh oknum kepala desa Pulo Raya tersebut, jadi saya berharap pendamping desa, camat serta pemkab ikut ambil bagian dalam penyelesaian masalah ini, mengingat ada indikasi yang merugikan desa serta negara “, ungkap, M Isarullah.

“Kasus permainan proyek dana desa yang dilakukan oleh oknum kepala desa Pulo Raya, buktinya sudah lengkap untuk diberikan ke pihak yang berwajib, dikarenakan data yang ada pada saya memiliki banyak bukti kesalahan yang dilakukan oleh oknum Keuchik Gampong Pulo raya, Kecamatan Sampoiniet, Aceh Jaya,” tuturnya.

“Jadi hal seperti ini jangan kita biarkan kezaliman yang terus berlanjut dilakukan oleh Keuchik tersebut karena sangat merugikan banyak orang serta juga merugikan negara,” tutup Bustami.

Rubrik       : News
Editor       : Musiarifsyah Putra

Pos terkait