Firdaus Terpilih Sebagai Ketua Ikatan Konselor Adiksi Indonesia (IKAI) Aceh

  • Whatsapp

Banda Aceh, INFONANGGROE.com – Ikatan Konselor Adiksi Indonesia Provinsi Aceh melakukan musyawarah Daerah dengan agenda pemilihan ketua IKAI periode 2019-2023 dilaksanakan di Presiden Arabica Cafee. Minggu (29/9/2019).

Musyawarah Daerah Ikatan Konselor Adiksi Indonesia Provinsi Aceh dilaksanakan pukul 09.30 dengan tatip kegiatan pemilihan pimpinan sidang oleh peserta yang hadir dalam musda. Pimpinan sidang terpilih Mismarhadi, S.Pd.I memulai musyawarah dengan agenda pembacaan AD/ATR dan penentuan kriteria calon ketua.

Tahap awal jalannya sidang memunculkan 3 calon ketua yang diusulkan peserta Musda antaranya Firdaus (1), Musyarif (2) dan Sulaiman Ariga (3). karena dari ke 3 nama tersebut dinilai sudah memenuhi kriteria yang telah ditetapkan bersama, selanjutnyan pimpinan sidang mensekor sidang untuk ishoma.

Setelah ishoma pukul 13.30 WIB sidang dilanjutkan dengan tahap pembacaan program kerja masing-masing calon. setelah proses pembacaan program kerja dilanjutkan dengan tahap pemilihan ketua. Sebelum proses pemilihan dimulai salah seorang calon atas nama Musyarif mengundurkan diri dari calon ketua. Pimpinan sidang mengabulkan pengunduran diri, kemudian proses pemilihan dilanjutkan dengan sisa dua calon.

Hasil pemilihan memunculkan firdaus sebagai ketua dan suara terbanyak, dengan jumlah 24 suara, sedangkan Sulaiman Ariga hanya memperoleh 2 suara, keseluruhan 26 suara dari peserta yang hadir.

Firdaus ketua IKAI Aceh terpilih masa periode 2019-2023 saat diwawancarai awak media Infonanggroe.com setelah acara musda selasai mengatakan sebagai ketua terpilih dan perpanjangan IKAI pusat yang berada di jakarta, langkah awal yang dilakukan mempersiapkan SDM IKAI memiliki kapasitas, mampu dan paham terkait masalah adiksi.

“karena hal ini berbicara terkait korban penyalahguna narkoba, dan makin maraknya pecandu narkoba yang ada di Aceh, maka IKAI hadir sebagai solusi atas korban penyalahguna narkoba terutama dalam layanan Rehabilitasi, ucap Daus”.

Mismarhadi selaku Pimpinan sidang Musda IKAI Aceh juga berharap dengan terpilihnya ketua IKAI akan adanya profesinalisme dalam pemberian pelayanan terhadap korban pecandu narkoba di provinsi Aceh. pungkas Mismarhadi yang juga sebagai kenselor adiksi narkoba Aceh ini.

Sebagaimana kita ketahui, IKAI adalah organisasi yang berfungsi sebagai wadah praktisi yang bergerak dalam kegiatan prevensi dan atau intervensi penggunaan, penyalahgunaan dan adiksi narkoba yang profesional saling membantu dan mendukung satu sama lain dalam mengembangkan potensi untuk berpartisipasi dan berperan aktif dalam program nasional penanggulangan masalah adiksi di Indonesia.

Rubrik       : Tak Berkategori