Eks GAM Nyatakan Sikap Bersama di Meureu

  • Whatsapp

Aceh Besar, INFONANGGROE.com – Berkumpulnya seluruh mantan Kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di komplek makam pahlawan Teungku Chik Di Tiro Gampong Meurue Aceh Besar, Senin 23 Desember 2019. Pertemuan ini membahas tentang situasi dan kondisi di Aceh serta membacakan sikap bersama yang dituangkan dalam sebuah surat.

Berikut isi surat pernyataan sikap bersama yang diliput awak media Infonanggroe.com saat berada dilokasi kegiatan

  1. Semua ketentuan yang termuat dalam perjanjian damai MoU Helsingki harus menjadi dasar hukum dalam tata kelola pemerintahan rakyat Aceh sesuai dengan kesepakatan bersama antara pemerintahan Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka.
  2. Kepada Legislatif, Eksekutif Aceh sesegera mungkin merumuskan kembali ketentuan hukum bagi Aceh berdasarkan prinsip-prinsip universal, Hak Asasi Manusia sebagaimana tercantum dalam konferensi internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengenai hak-hak sipil, hak-hak politik, hak ekonomi, sosial dan budaya sesuai dengan poin MoU Helsenki 1 P4 dan 1 P2.
  3. Pemerintah dan Pemerintahan Aceh Agar segera memberikan perhatian penuh terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh, dan mengikuti perjanjian damai yang telah disepakati antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka yang berjuang mengikhlaskan diri untuk keadilan dan kesejahteraan rakyat Aceh seluruhnya.

Surat pernyataan surat ini di tanda tangani oleh Mantan Panglima GAM H. Muzakkir Manaf, Eks Tripoli H. Zulkarnaini Bin Hamzah, Mantan Panglima Operasi GAM H. Qamaruddin Abu Bakar, Mantan Panglima GAM dari 17 Wilayah, Ketua KPA seluruh 23 Kabupaten/Kota, dan seluruh eks tripoli.

Surat pernyataan ini di berikan kepada Martti Ahtisaari, Menkopolhukam, DPRI, DPDRI. Pernyataan Sikap ini menjadi perhatian utama pemerintah ucap Tgk zurkarnaini, didampingi Muharam dan Jubir Azahri Cagee usai membaca surat pernyataan.

Aliexpress WW
Rubrik       : Tak Berkategori