Dukung Investasi 319 T Dari UEA; DR Johansyah Wakil DPP SIGAP Segera Galang Dukungan Masyarakat

  • Whatsapp

Banda Aceh, INFONANGGROE.com – Menanggapi rencana investasi US$22,89 miliar atau setara Rp 314,9 triliun ke Indonesia, dengan target kuncuran dana sebesar US$3 miliar atau sekitar Rp 42 triliun masuk investasi di Aceh, Dr Johansyah selaku Wakil DPP Solidaritas Generasi Aceh Perubahan (SIGAP) Divisi Pengembangan SDM dan Investasi akan menggalang dukungan masyarakat mengawal pencepatan investasi dari Uni Emirat Arab (UEA) masuk berinvestasi di Aceh. Hal ini disampaikan pada awak media infonanggroe.com, Jumat 17 Januari 2020.

Dikatakannya bahwa kita juga sepakat mendukung pernyataan Nasir Jami selaku ketua Forbes DPRI perwakilan Dapil Aceh yang meminta pihak pemerintah Aceh supaya terus berbenah dan memudahkan investor luar masuk.

Diungkapkan bahwa kondisi Aceh pasca konflik diperlukan banyak investor masuk untuk berinvestasi bagi kemajuan Aceh.

Ditambahkan Dr Johansyah, bahwasanya peluang investasi UEA cukup terbuka di Aceh, dan ini merupakan investasi terbesar dalam sejarah Indonesia di negara Timur Tengah.

Untuk itu, kita menilai kehadiran investor dari UEA sebagai peluang emas bagi rakyat Aceh untuk bisa bangkit dari ketertinggalan. Karenanya, diperlukan dukungan segenap element masyarakat Aceh, baik dari unsur eksekutif, legislatif, akademisi, LSM serta tokoh masyarakat lainnya agar bersama-sama berpartisipasi mengawal percepatan investasi UEA demi kemajuan Aceh kedepannya. Ditegaskan Johansyah, “kita dari DPP SiGAP dan pengurus di 23 Kabupaten/Kota di Aceh sudah sangat siap untuk turun langsung merangkul masyarakat dan memberikan penjelasan supaya ada persepsi yang sama memberikan dukungan masuknya investasi dari UEA, terang Johansyah”. Di samping itu, kita berharap agar tidak ada pihak yang menprovokasi dan menumbuhkan image negatif masuknya investor luar masuk ke Aceh, terang Johansyah.

Menanggapi pertanyaan awak media mengenai bentuk konkrit dukungan yang akan digalang LSM SIGAP, dirinya menjelaskan bahwa “SIGAP akan gandeng tokoh masyarakat, termasuk kalangan ulama supaya berpartisipasi. Selain itu juga termasuk tokoh adat, mahasiswa, LSM, akademisi, praktisi serta segela element peggiat sosial media dan juga pihak wartawan untuk mensupport bagi kepentingan umum bagi kemajuan Aceh. ”, terang Johansyah.

Di samping itu, DPP SIGAP beserta pengurus DPD SIGAP di 23 Wilayah akan segera turun berkomunikasi langsung dengan warna terkait lokasi investasi. Untuk itu “kita sudah sangat optimis investasi UEA akan berjalan lancar, karena secara sosio kultural dan keagamaan masyarakat Aceh dengan Arab dekat mempunya sisi emosional kuat dan memiliki kedekatan historis untuk saling mendukung dan bekerjasama. Jadi kita menilai tidak ada hambatan apapun yang mengganjal.”, tutup Johansyah, Akademisi lulusan S3 UIN Ar Raniry Banda Aceh.

Rubrik       : Tak Berkategori