Dilema Penanganan Gelandangan Dan Pengemis Dinsos Aceh Timur

  • Whatsapp

Aceh Timur, INFONANGGROE.com – Dalam kehidupan masyarakat khususnya Kabupaten Aceh Timur permasalahan sosial tidak bisa dihindari keberadaannya, terutama yang berada diperkotaan adalah masalah gelandangan dan pengemis. Gelandangan dan pengemis adalah permasalahan sosial yang merupakan akumulasi dan interaksi dari berbagai permasalahan seperti hal-hal kemiskinan, pendidikan rendah, minimnya keterampilan kerja yang dimiliki, lingkungan, sosial budaya, kesehatan dan lain sebagainya.

Seperti halnya yang terjadi di SPBU Peudawa Aceh Timur, Selasa 31/12/2019. Seorang lelaki usia 49 tahun mengemis dalam teriknya panas matahari di tengah jalan pintu keluar SPBU Peudawa.

Setelah mendapatkan informasi, Kepala Dinas Sosial Aceh Timur Ir. Elfiandi, S.P1 mengutus langsung Kepala Bidang ( Kabid ) Rehabilitasi Sosial Iskandar, S.Kom terjun kelokasi.

Tidak berselang lama setelah mendapatkan perintah, Iskandar terjun ke lokasi dan melihat langsung benar adanya seorang pengemis yang duduk ditengah terik matahari di tengah-tengah jalan pintu keluar SPBU Peudawa cerita Iskandar.

Iskandar melanjutkan ceritanya, matahari sangat terik, panas sekali rasanya, namun seorang bapak-bapak berusia paruh baya, duduk mengemis ditengah jalan SPBU, dibawah teriknya matahari . Ketika ditanya mengenai identitas bapak tersebut mengatakan tinggal di Kuta Binje Aceh Timur, karna warga Aceh Timur merupakan wilayah tanggung jawab Dinas Sosial terkait permasalahan gepeng, Iskandar langsung mengajak bapak tersebut ke kantor untuk pengecekan semua data-data untuk penanganan tindak lanjut terhadap gepeng.

Setelah diintrogasi ternyata beliau atas nama Jufri Syam adalah warga Aceh Utara Dsn. Teumeure Gampong Kuala Cangkoi Kecamatan Lapang Aceh Utara, ini dibuktikan berdasarkan kartu indentitas yang ada sama beliau, ujar Iskandar menerangkan.

Kemudian Iskandar menghubungi Dinas Sosial Aceh Utara Ibuk Nurul yang merupakan Kasi yang menangani masalah Gepeng, dari hasil koordinasi pengemis tersebut dipulangkan ke Aceh Utara sembari memberikan sedikit bingkisan sembako dan sejumlah uang sebagai bantuan kemanusiaan kepada Bapak Jufri Syam dan memberikan arahan-arahan dan bimbingan-bimbingan agar tidak mengemis lagi di Aceh Timur.

“Iskandar, S. Kom, berharap banyak kepada Pemerintah, agar penanggulangan gelandangan pengemis mendapat perhatian khusus di Aceh Timur”.

Rubrik       : Tak Berkategori